MEDIA PURNA POLRI,KALTENG- Paket fisik jalan dalam APBDesa Puri Kec Raren Batuah Kab Barito Timur tidak rampung dikerjakan,diduga lantaran kehabisan anggaran,aneh tapi nyata pembangunan infrastruktural Desa Puri bisa acak-acakan,ada apa dengan KPA alias Pak Kadesnya.

Keluhan buruh pelaksana pembangunan fisik jalan wilayah Desa Puri Kec Raren Batuah disampaikan warga sebagai pelaksana alias buruh harian kepada Am dan Ed jaringan mpp wilayah Bartim-Barsel beberapa waktu lalu sebelum berita ini dinaikan.

Kabarnya pembangunan jalan tersebut diambil dari Dana Desa th 2018 lalu kehabisan anggaran,lho kok bisa begitu ,padahal semua kegiatan Desa wajib bersumber pada Perdes,artinya sudah ada rencana kerja sebelumnya bahkan sudah ada RAB nya,kok bisa kehabisan anggaran,emang bocor atau bagaimana Pak Kades Puri.

Abainya intansi APIP Bartim terhadap temuan lapangan warga Desa Puri,akan mengundang perbuatan yang sama oleh oknum pihak Desa lain,mereka merasa aman meski diduga menyimpang dari jalur hukum yang ada,lalu bagaimana efektifitas Dana Desa yang digelontorkan dari hasil pinjaman Luar Negeri akankah berhasil mensejahterakan rakyat Negeri ini.

Lebih kasihan warga Desa Puri yang mengaku tenaganya belum dibayar,jika ini benar tentu sangat tidak etis dan tidak logis,bersebrangan dengan asas religiutas bahwa upah wajib dibayar sebelum keringatnya kering,itu ajaran moral yang sangat baik untuk menghormati buruh siapapun orangnya.(TS,SH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini