MEDIA PURNA POLRI,KOTA KUPANG- Amirudin La Oda, pengurus sekaligus pengawas pada Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Karota, beralamat di Kelurahan Namosain Kecamatan Alak mengklarifikasi terkait pemeberitaan di salah satu Media Online NTT yang memberitakan bahwa dirinya telah menggelapkan Sertifikat milik Anggota Koperasi KUD Mina Karota.

Akibat dari pemberitaan media online itu maka koperasi KUD Mina Karota tidak lolos dalam seleksi koperasi terbaik di Kupang, hal ini di ungkapkan Amirudin La Oda atau biasa di sapa Amin La Oda kepada media ini di rumah Bibi Hasria, Jalan Ikan Raja Kelurahan Namosain, Sabtu (29/12/2018).

Amin Menuturkan, pada waktu itu koperasi KUD Mina Karota sedang kolaps atau hampir bangkrut. Dan dirinya beserta sekretaris koperasi KUD Mina Karota menggadaikan sertifikat tanah nya dan mendapat dana untuk bisa menghidupkan kembali koperasi KUD Mina Karota.

“Jadi itu secara pribadi kami gadai sertifikat tanah kami,bukan sertifikat milik Anggota atas nama La Imam La Imbo”, Kata Amin.

Lanjut Amin, Jadi Koperasi KUD Mina Karota sekarang sudah bangkit murni karena usaha modal pribadi bukan bantuan dari Pemerintah,sementara proses peminjaman sampai menggadaikan sertifikat atas nama anggota koperasi Laiman La Imbo dengan Nomor sertifikat 467, Saya belum masuk dalam pengurus koperasi KUD Mina Karota. Itu kejadiannya sekitar tahun 1999, Sementara Saya sekitar tahun 2000 an baru menjadi pengurus di Koperasi KUD Mina Karota.

“Saya sudah berusaha mencari di brangkas kantor koperasi KUD Mina Karota namun tidak ketemu. Dan Saya juga sudah mengecek di BPN Kota Kupang dan dari kepala BPN Kota Kupang mengatakan bahwa sertifikat itu belum di gadai. kalau di gadai maka kami bisa mendeteksinya”, Ucap Amin.

Persoalan ini kami sudah saling memahami dan memaafkan. Apalagi hubungan Saya dengan isteri pak Laiman La Imbo yakni Ibu Hasria itu bibi Saya.

Lebih lanjut Amin, Kami sebagai pengurus koperasi KUD Mina Karota tetap bertanggung jawab atas hilangnya sertifikat milik Anggota dan Saya akan membantu untuk proses pembuatan sertifikat yang baru.

Sementara isteri dari Laiman La Imbo, Hasria di dampingi anaknya, Ririn menyatakan bahwa antara kami dan Pak Amin sudah tidak ada persoalan dan kami sudah saling memaafkan, bahkan Pak Amin akan membantu kami untuk proses sertifikat yang baru.

Harapan kami dengan selesainya persoalan ini maka kedepannya koperasi KUD Mina Karota tidak mengalami hambatan dalam proses penilaian koperasi dan Pak Amin pun tidak tercemar namanya, apalagi Beliau sedang Caleg. Pungkas Hasria.

(Oscar MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini