MEDIA PURNA POLRI,TALIABU- Belanja Pakaian Batik Tradisional di bagian umum dan perlengkapan Sekretariat Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, (Pultab), Maluku Utara diduga fiktif.

Pasalnya, pengadaan batik tradisional melalui Bagian Umum dan Perlengkapan Serta Pultab, dengan nilai kontrak sebesar Rp.2.107.160.000,00 yang bersumber dari APBD 2017 hingga saat ini tidak juga ada.

Berdasarkan data yang dikantongi Media purna polri, (27/12/2018), menyebutkan, pengadaan belanja pakaian batik tradisional dengan kode lelang 578726 sesuai dengan berita Acara Hasil pelelangan Nomor :19.PBLS/BHP/BLP-PT/2017, sebagaimana Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pelelangan (ULP) telah menetapkan CV. Adimas Putra Gemilang sebagai pemenang tender dengan nilai kontrak senilai Rp.2.107.160.000,00 melalui APBD 2017 belum juga digunakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemda Taliabu hingga saat ini. Dimana anggaran milyaran rupiah itu diduga telah dicairkan seratus persen.

Menurut hasil penelusuran di lapangan, menyebutkan pakaian batik tradisional itu benar ada namun tidak dapat digunakan, yang saat ini tersimpan rapi digudang bagian umum dan perlengkapan Setda Pultab.

Tifak hanya itu, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) bersama PPK telah diduga memaksa pihak Direktris CV. Adimas Putra Gemilang yang diketahui bernama Sunarti Suban alias Narti untuk menandatangani kontrak BAP dan SPM untuk mencairkan anggaran 100 persen.

Bahkan, item pengadaan ini terindikasi dikerjakan oleh KPA dan PPK Bagian Umum dan Perlengkapan Setda Pemkab Pulau Taliabu. Barang berupa pakaian batik tradisional tidak diakui oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara dan diduga dijadikan sebagai temuan 100 persen untuk dilakukan pengembalian secara keseluruhan dari nilai anggaran itu.

Terpisah, Direktris CV. Adimas Putra Gemilang Sunarti Suban alias Narti saat ditemui wartawan media purna polri Rabu (26/12/2018) dikantor Dinas PUPR tidak menyebut apapun. Bahkan Narti terkesan menghindar dari pertanyaan wartawan. Ia terus menolak untuk diwawancarai.(Isto)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini