Banjarbaru, MP-POLRI – (29/08/2026) Suasana berbeda terasa di Aura Hotel Banjarbaru pada Sabtu pagi. Di tengah hiruk-pikuk politik nasional, organisasi kemasyarakatan ARUN justru memilih fokus pada langkah konkret melalui Musyawarah Daerah (Musda) I, dengan semangat “Gas Full” untuk membela warga di sektor agraria.

Musda yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPD ARUN Kalimantan Selatan tersebut menjadi tonggak awal bagi kepengurusan baru untuk menyusun strategi pendampingan masyarakat. Dipimpin Badrul Ain Sanusi Al-Afif sebagai ketua, ARUN menargetkan pembentukan struktur hingga tingkat cabang (DPC) yang nantinya akan dikukuhkan secara bertahap oleh DPD.

Puncak perhatian dalam musda ini adalah pernyataan tegas dari Ketua DPP ARUN, Dr. Bob Hasan. Ia mengingatkan bahwa ruang lingkup advokasi ARUN tidak sempit, melainkan mencakup ekonomi, peternakan, hingga hak atas tanah. Namun, sorotan utama tertuju pada Kabupaten Kotabaru yang dinilai memiliki “sejumlah besar problematika lahan”.

“Kita tidak boleh hanya diam. Kalau ada warga yang tanahnya digusur atau tumpang tindih, ARUN harus berada di garda terdepan. Kotabaru adalah titik awal, dan kita akan ‘gas full’ di sana,” tegas Bob Hasan di hadapan para pengurus.

Ketua DPD terpilih, Badrul, menyambut baik arahan tersebut. Ia menegaskan bahwa prioritas utama adalah memastikan masyarakat kecil mendapatkan keadilan tanpa harus berhadapan sendiri dengan sistem. “Kami sudah mendapat restu penuh dari pusat. Sekarang waktunya kerja nyata, bukan hanya wacana,” pungkasnya.

(MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini