MEDIA PURNA POLRI,KUPANG – Warga masyarakat Pasir Panjang keluhkan air bersih PDAM kota Kupang, sementara PJS Dirut PDAM kota Kupang mempunyai alasan bahwa untuk rute Pasir Panjang belum tersambung akibat proyek pelebaran jalan sehingga pipa air terputus.

Ketua RW 01 kelurahan Pasir Panjang, Frans Rihinawa mewakili warga masyarakat Pasir Panjang kepada media ini, Kamis (20/12) di kediamannya mengatakan bahwa, sekarang warga masyarakat di Pasir Panjang kini lagi krisis air bersih.

“Saya selalu konfirmasi dengan pihak PDAM kota, namun katanya ada pelebaran jalan sehingga pipanya putus dan tersumbat di seputaran Novanto center sehingga air tidak mengalir”, kata Frans.

Ia berharap agar PDAM kota Kupang secepatnya mengatasi persoalan ini sehingga kami sebagai konsumen tidak menjadi korban dan dirugikan.

Sementara terpisah PJS Dirut PDAM kota Kupang, Marius R. Seran, SE ditemui oleh media ini di ruang kerjanya mengatakan bahwa, memang kami disini ada sedikit persoalan dimana PT Dwisejati Timor Beton mengerjakan proyek pelebaran jalan, dan secara tidak sengaja pipa kami rusak, akhirnya kami komplain kepada kontraktor.

Kemudian kontraktor bersedia untuk melakukan ganti rugi,namun mereka beralasan tidak memiliki tenaga kerja sehingga mereka meminta kami untuk mengerjakannya.Dan melalui Plt kasubag perawatan, Yafet Kale Leo alias Valen bersama timnya yang mengerjakannya. Di saat mereka melakukan pekerjaan ada media online yang mempublikasikan bahwa “Di duga Plt Kasubag Perawatan PDAM Kota Kupang memperkaya Diri” sehingga dasar dari pemberitaan itu Polres Kupang Kota mepakumel proses penyelidikan dan kami sudah di periksa terkait indikasi korupsi.

Sementara pihak PT Dwisejati Timor Beton, Pilomena Subekty, selaku pengawas lapangan di konfirmasi media ini mengatakan, tidak ada unsur korupsi. Uang itu dari kami untuk belanja material dan uang makan untuk mereka kerja.

Hal terpisah, Plt kasubag perawatan, Yafet Kale Leo alias Valen mengatakan, dampak dari pemberitaan dan persoalan ini saya di periksa oleh Polisi dan di copot dari posisi Plt kasubag perawatan.

“Sekarang masih banyak pipa yang belum di perbaiki, dan di kantor atasan saya, dan bahkan masyarakat meminta saya untuk mengerjakan pipa yang terputus, namun saya menolak karena masalah saya belum selesai”, kata Valen.

Memang jujur bahwa saya sangat prihatin dengan persoalan ini karena konsumen yang di korbankan. Saya berharap pemerintah dalam hal ini bapak Walikota bisa turun tangan untuk mengatasi persoalan ini segingga masyarakat tidak di korbankan.

“Ini sebenarnya tidak ada persoalan hanya karena di kantor ada salah satu teman yang iri karena tidak di libatkan dalam pekerjaan itu makanya dia lapor sana – sini”, pungkas Valen.

(Oscar MPP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini