MEDIA PURNA POLRI,TASIKMALAYA- Lagi-lagi di tangkap Polisi yang melakukan tindakan melawan hukum.Dengan adanya dugaan (PUNGLI) pungutan liar dari program PTSL
Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap. Desa Cintaraja Kec.Singaparna Kab.Tasikmalaya.(20/12/2018)

Inisial AM dan koordinator PTSL inisial YA di bekuk oleh jajaran Reskrim Kab.Tasikmalaya setelah mendapatkan laporan dan mengumpulkan bukti dan juga atas penyelidikan keduanya berhasil di amankan.

Kapolres Tasikmalaya Doni Eka Putra S.IK mengatakan bahwa ke dua orang tersangka melakukan (PUNGLI) pungutan liar lewat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang seharusnya Rp.150.000 akan tetapi ke dua tersangka ini meminta dengan harga Rp.400.000.

Awalnya sudah ada kesepakatan antara pihak Desa dan koordinator PTSL dengan nilai tersebut namun pada kenyataannya mereka meminta lebih.

Masyarakat merasa keberatan dan melaporkan ke pihak Kepolisian dan baru dua orang yang di amankan,kemungkinan setelah nanti mengembangkan ada beberapa nama yang akan di panggil, Pungkasnya.

Lebih lanjut di katakan dari hasil OTT Polisi mengamankan uang sebesar Rp.48.650.000 dari tangan Bendahara Desa dan beberapa bukti lainnya.

Kini kedua tersangka di amankan di Mapolres Kab.Tasikmalaya dan di kenakan Pasal 12 huruf e UU No.31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman 4 tahun penjara maksimal 20 tahun dan denda minimal sebesar Rp.200 juta dan maksimal 1 milyard.

Hasil dari PUNGLI tersebut murni di gunakan hanya untuk kepentingan pribadinya dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi di Daerah lain.

Pihak Kepolisian akan terus melakukan penyidikan atas kasus tersebut di wilayah hukum Polres Tasikmalaya.

Dan ini merupakan peringatan bagi Kepala Desa yang lain, jangan sampai terulang lagi hal serupa seperti ini,Tandasnya.
(Iwan.Gunawan~Iis.S)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini