MEDIA PURNA POLRI,KUKAR- Bertempat di Ruang Catur Prasetya Polres Kutai Kartanegara telah dilaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan bertemakan “Bersam Senkom Mitra Polri Kita Ciptakan Masyarakat yang Sadar Hukum untuk Mewujudkan Pilpres dan Pileg 2019 yang Aman Damai dan Sejuk”
Senin (10/12/2018) sekira pukul 10.00 wita.

Hadir dalam kegiatan tersebut :
1. Perwakilan Kesbagpol H. Amri Wardono SE
2. AKP Fahruraji (Kasat Binmas Polres Kukar)
3.Personil Sat Binmas Polres Kukar
4. Ipda M. Anton Masruri SH
5. Ketua Senkom Kab. Kukar Hari Budiyanto Sp.
6. 55 Anggota Senkom Mitra Polri Kab. Kukar

Acara dibuka dengan
Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dlanjukan Sambutan Kapolres Kutai Kartanegara

Pembahasan dalam kegiatan Focus Group Discussion tersebut disampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Focus Group Discussion Polres Kukar bersama Senkom ini bermaksud untuk saling bahu-membahu dalam menciptakan masyarakat yang sadar hukum untuk dapat mewujudkan Pilpres dan Pileg 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk;

2. Kita bersama adalah keluarga dalam bingkai NKRI, kita pelihara perbedaan, Potensi yang merongrong Bangsa yaitu berkembangya berita hoax, isu sara, black campaign, provokasi, intimidasi dan money politk;

3. Mencegah berkembangnya Paham-Paham radikalisme melalui kerukunan antar umat agar tidak masuk ke ruang lingkup masyarakat yang nantinya dapat minggiring masyarakat untuk anti Pancasila maupun anti terhadap Pemerintah;

4. Tata cara menggunakan media sosial secara positif agar terhindar dari jeratan UU ITE yang dimana adalah Undang- Undang yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum.

Dengan tujuan agar medsos tidak dijadikan bahan untuk menyebar ujaran kebencian, adu domba, ataupun yang bersifat menghina salah satu pihak/kelompok mengingat akan dilaksanakannya Pilpres dan Pileg 2019;

5. Terkait dengan kegiatan pemilu, TNI dan POLRI adalah Netral, TNI dan POLRI adalah alat Negara dari hal tersebutlah telah disiapkan sanksi bagi jajaran Kepolisian apabila terbukti tidak netral. Terkait dalam pelaksanaan Pemilu bekerjasama dengan Bawaslu terkait tindak pidana yang terjadi pada saat Pemilu. (Monty)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini