MEDIA PURNA POLRI,LANGKAT- Setiap Personil pasti memiliki keterbatasan dalam melakukan sesuatu hal. Namun beda dengan Personil yang satu ini. Seperti apa yang di lakukan Galuh Rizki.
Beliau seorang yang selalu bersemangat, dan apapun itu bentuknya tidak menjadi penghalang Beliau untuk berhenti. Apalagi tujuannya adalah untuk berbuat baik ke masyarakat luas.
Salah satunya seperti yang dilakukan Galuh Riski pada hari Rabu tanggal 5 Desember, Dengan didampingi Ketua Umum Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN) Republik Indonesia yaitu Ir. Sugeng Wijaya. Galuh Rizki ini adalah seorang wanita yang selalu meluangkan waktu untuk berkunjung ke Lapas-Lapas Klas III khusus Narkotika di daerah Langkat khususnya.
Galuh tampak lebih bersemangat dan menikmati kisah hidup dari Malik Hasip Ali (55) warga binaan Lapas tersebut. Mulai awal berkenalan dengan Narkoba, candu hingga menebus kesalahannya di dalam lapas.
Malik memberitahukan kisah nya kepada Galuh, dan Malik mengaku berasal dari Malaysia. Di dalam lapas Malik mendapat banyak pencerahan, diperlakukan seperti keluarga hingga dilatih keterampilan melukis di kaca. Alhasil, selain diarahkan agar insaf, Malik mampu menghasilkan uang dari karya-karya yang telah Ia buat.
“Jadi di lapas itu ada yang menarik bagi Saya. Khususnya dalam memperlakukan warga binaan,” Ungkap Galuh semangat.
Hasil kunjungannya tersebut nantinya menjadi referensinya untuk kembali dikembangkan, disebar dan diaplikasikan di tempat lain. Apalagi, Galuh yakin pengalaman yang didapatnya dalam lapas merupakan hal bermanfaat untuk diri sendiri dan untuk orang lain. Terkhusus untuk kegiatan para korban yang berada di dalam lapas.
Tutur galuh “Jarang ada orang atau Kalapas seperti Bahtiar Sitepu yang mau dan benar-benar mendedikasikan, mengabdikan jiwa dan raga serta jabatannya untuk orang lain atau warga binaannya.
Dan dilihat dari hasilnya, seluruh kehidupan di lapas ini sangat harmonis dan tenteram, ini semua menjadi bukti bahwa kalapas di sana berhasil menepis kesan atau anggapan negatif yang biasa disandang seorang Kalapas.
Dan begitulah Galuh ikut berpartisipasi aktif memberantas Narkoba di tengah-tengah masyarakat luas. program ini baginya sangat-sangat bisa membantu untuk memberantas Narkoba sekaligus bukan hanya memusnahkan.
Selanjutnya bisa berbagi dengan kegiatan-kegiatan tambahan yaitu suatu kerajinan tangan atau hal lain yang bisa untuk mengisi kekosongan para korban Narkoba atau yang lainnya, semua ini juga patut di acungkan jempol dan sangat baik untuk di praktikan. (JL/H/L)


