MEDIA PURNA POLRI,NTT- Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (Dispar Prov NTT) melakukan rapat koordinasi untuk persiapan kegiatan Tour di Timor tahun 2018.

Bertempat di ruang pertemuan Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Eden Kalakik, SE, M.Si selaku Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi NTT mengatakan bahwa saat ini Pak Kadis sedang tidak berada di tempat maka Saya yang mengagantikan Pak Kadis untuk memimpin rapat koordinasi persiapan pada Selasa (6/11/2018).

“Karena Pak Kadis tidak ada maka Saya yang menggantikan Pak Kadis untuk pimpin rapat koordinasi ini, ” Kata Eden.

Lanjut Eden, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat gebrakan untuk promosi Pariwisata melalui Tour di Timor. Untuk menyasar pasar Wisatawan Mancanegara yang datang ke NTT terlebih Pulau Timor, sesuai harapan Presiden Jokowi pada tahun 2020 kita harus mampu mendatangkan Wisatawan 20 juta itu bisa terwujud.

Ia mengatakan Tour di Timor bertujuan memperkenalkan destinasi Wisata di Pulau Timor melalui Wisata olahraga (sport tourism).

Para peserta akan bersepeda melintasi sejumah Kabupaten sambil mengunjungi beberapa destinasi.

“Berbeda dengan Tour de Flores yang mengedepankan race atau balap, sementara Tour di Timor lebih menekankan bersepda santai sambil tour untuk mengunjungi beberapa obyek Wisata yang ada di Pulau Timor,” Ucap Eden.

Sementara itu, Rufinus Bau, Kadis Pariwisata Kabupaten Malaka mengatakan Tour di Timor berlangsung 4-8 Desember 2018. Titik start dimulai di Kabupaten Malaka yang berbatasan dengan Negara Timor Leste. dan kami telah mempersiapkan semua penyambutannya dengan sebaik mungkin.

Diawali di depan Kantor Bupati Malaka peserta akan menuju Bendungan Roti Klod. Dari Malaka peserta akan bertolak ke Kabupaten Belu untuk mengunjungi pos lintas batas Negara Motaain. Pos tersebut merupakan pos perbatasan antara Republik Indonesia dan Timor Leste.

Sementara Kabid pemasaran Dinas Pariwisata Belu, Drs. Rainer M. Koly, menambahkan di Kabupaten kami, peserta akan mengunjungi pantai pasir putih yang menjadi sumber inspirasi grup musik legendaris Koes Ploes menciptakan lagu Kolam Susu. Masih di Kabupaten yang sama juga terdapat Benteng Fulan Fehan dan Benteng Tujuh Lapis di Weluli dan merupakan peningggalan Portugis.

Selanjutnya peserta akan bersepeda menuju ke Kabupaten Timor Tengah Utara untuk mengunjungi Tanjung Bastian, pantai Wini serta Pariwisata Budaya. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Kabupten Timor Tengah Selatan untuk menikmati keindahan taman alam Gunung Mutis.

Setelah menikmati keindahan alam Gunung Mutis peserta bertolak ke Kabupaten Kupang menuju Gunung Fatuleu sebelum mengakhiri tour di Kota Kupang. Total jarak yang ditempuh sejauh 386 kilometer.

“Jadi event ini menyasar mereka yang punya hobi bersepeda sambil menikmati alam Pulau Timor kemudian menjadi corong untuk menyampaikan ke dunia luar bahwa di Pulau Timor ada destinasi pariwisata yang layak dikunjungi,” Ujar Rainer.

Untuk di ketahui, target peserta Tour di Timor 2018 adalah 100 orang dengan pioritas peserta warga Negara Asing.

Untuk peralatan sepeda disiapkan sendiri oleh peserta sedangkan untuk akomodasi dan kebutuhan lain selama tour ditanggung oleh penyelenggara.

Panitia pelaksana, Henry Bulan dalam kesempatan yang sama mengatakan walau persiapan terbilang singkat, pihaknya siap menyukseskan Tour di Timor. Untuk keamanan selama tour peserta akan didampingi TNI-Polri di depan dan belakang rombongan peserta juga dikawal kendaraan dan mobil ambulance.

“Peserta akan didampingi oleh petugas dan nantinya akan dibagi ke dalam beberapa kelompok peserta,” Ujar Henry. (Oscar Media Purna Polri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini