MEDIA PURNA POLRI,JAKARTA – Ekonomi Indonesia Triwulan III-2018 tumbuh 5,17 persen,hal ini disampaikan oleh Badan pusat statistik yang mana belum lama saat jumpa pers ,BPS mengumumkan ; pertumbuhan ekonomi Indonesia Triwulan III-2018,Indeks tendensi bisnis dan indeks tendensi konsumen triwulan III-2018 dan keadaan ketenagakerjaan Agustus 2018.
Ekonomi Indonesia Triwulan III-2018 triwulan III -2017 tumbuh 5,17 persen.Dari sisi produksi ,pertumbuhan didorong oleh semua lapangan usaha,dimana pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha jasa lainnya sebesar 9,19 persen.Dari sisi pengeluaran ,pertumbuhan didorong oleh semua komponen,di mana pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen,dimana pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi lembaga non-profit yang melayani rumah tangga ( PK-LNPRT sebesar 8,54 persen hal ini diungkapkan kepala BPS Suhariyanto di kalangan media.
Dari release BPS dilihat untuk keadaan ketenagakerjaan Indonesia-indonesia 2018, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2018 sebanyak 131,01 juta orang ,naik 2,95 juta orang dibanding Agustus 2017.Sejalan dengan itu,tingkat partisipasi angkatan kerja ( TPAK) juga meningkat 0,59 persen poin.
Untuk jumlah angkatan kerja pada Agustus 2018 sebanyak 131,01 juta orang naik 2,95 juta orang,untuk jumlah penduduk yang bekerja pada setiap kategori lapangan pekerjaan menunjukan kemampuan dalam penyerapan tenaga kerja,dan dari seluruh penduduk bekerja pada Agustus 2018 status pekerjaan utama yang terbanyak sebagai buruh / karyawan/ pegawai 39,70 persen,sedangkan penyerapan tenaga kerja hingga Agustus 2018.
Masih di dominasi oleh penduduk bekerja berpendidikan SD kebawah sebanyak 50,46 juta orang,SMP 22,43 juta orang,SMA sebanyak 22,34 juta orang,SMK 13,68 orang,diploma ada 15,10 juta orang dan 11,65 juta orang berpendidikan universitas,dan dilihat dari proporsi penduduk bekerja menurut jam kerja persentase tertinggi pada Agustus 2018:adalah pekerja penuh sebesar 71,31 persen,sementara persentase pekerja paruh waktu meningkat sebesar 1,67 persen.
Dan struktur ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan III-2018 didominasi oleh kelompok provinsi di pulau Jawa dan pulau Sumatra.pulau Jawa memberikan kontribusi terbesar terhadap produk domestik bruto yakni sebesar 58,57 persen yang diikuti oleh pulau Sumatra sebesar 21,53 persen dan pulau Kalimantan 8,07 Persen ungkap Suhariyanto pada bahasan release yang diterima dari Badan pusat Statistik di Jakarta. (Dessi)



