MEDIA PURNA POLRI,TALIABU- Pemuda Peduli Demokrasi (Papeda), Republik Indonesia kembali melakukan aksi yang ketiga kalinya di depan Kantor Bawaslu Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), Maluku Utara.

Massa aksi mendesak Bawaslu Taliabu agar segera menindak lanjuti pelanggaran-pelanggaran yang terjadi secara sistimatis dan terstruktur yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Taliabu dan Tim Paslon nomor urut 3 Abdul Gani Kasuba – M.Al Yasin Ali (AGK-YA) pada Pemungutan Suara Ulang (PSU), yang dilaksanakn pada 17 Oktober 2018 lalu.

Kordinator Lapangan (Korlap) Aldin Syaputra dihadapan Kantor Bawaslu Taliabu Minggu (21/10/2018), melalui pengeras suara sound sistem dengan suara keras, mendesak Bawaslu agar segera menyelesaikan dugaan pelanggaran yang terjadi, diantaranya, pengurangan Daftar Pemilih Tetap (DPT) berkisar 1225 dan DPTB di setiap Kecamatan Taliabu Barat, pembagian Fom C6 atau Surat undangan minis satu hari saat hari H pencoblosan dan pelanggaran Politik Uang (Money Politic) yang diduga dilakukan oleh Tim AGK-YA, desak Aldin.

“Kami mendesak Bawaslubu Taliabu agar segera melaporkan Ketua dan Komisioner KPUD Taliabu ke DKPP terkait kehilangan hak pilih sebanyak 1225 orang.

Mendesak, Bawaslu usut tuntas kasus dugaan Money Politic yang diduga dilakukan Tim Paslon AGK-YA dan jika Bawaslu tidak mengindahkan tuntutan kami, maka kami yakin gerakan ini akan semakin besar” Ancam Aldin Syaputra.(Isto)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini