MEDIA PURNA POLRI,TALIABU- Bawaslu Provinsi Maluku Utara, mendapat ancaman dari tim sukses Paslon Abdul Gani Kasuba- M.Al Yasin (AGK-YA) La Mau Ludu yang diduga telah melakukan Money Politic pada malam H-1. Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Raya Desa Kramat, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), Kamis (18/10/2018) pagi tadi.
Hal ini diungkapkan oleh Kordinator devisi penyelesaian sengketa Bawaslu Malut, Ikbal Ali bahwa pihaknya bersama perwakilan Bawaslu RI dan Bawaslu Taliabu melakukan penelusuran laporan masyarakat terkait dugaan Money Politic yang dilakukan oleh tim AGK-YA di Desa Kramat.
Setelah sampai dilokasi kejadian terlapor La Mauludu alias Ako sengaja menghalangi kami hingga mengeluarkan bahasa ancaman. Padahal kami hanya ingin meluruskan tapi terlapor merasa bahwa kami telah mencoba mengintimidasi Dia (La Mauludu red), Kata Ikbal.
“La Mauludu mencoba menghalangi kami dengan bahasa yang dia keluarkan, Saya tidak takut apapun, Saya anak Daerah, bahkan menuduh kami mencoba melakukan intimidasi dan bahasa ancaman lainnya tapi kami tidak tanggapi hal itu mungkin faktor emosi, upaya meluruskan terus kami lakukan,”Kata Ikbal sambil meniru kata singkat La Mauludu.
Salah seorang warga Desa Kramat, Lasti mengakui telah diberikan uang sebanyak Rp 250.000.00 oleh La Mauludu alias Ako dengan tujuan untuk mencoblos AGK, Ungkap Lasti.
“Om Ako kasih Saya uang Rp 250.000 tadi malam sekitar jam 8 lewat (malam hari H-1 red) Dia datang sendiri dan Dia bilang ke Saya yang penting tusuk AGK”, Jawab Lasti. (Isto)



