MEDIA PURNA POLRI,LAMANDAU- Desa Jangkar Prima,di tahun 2018 ada modal BUMDES sekitar 30 Juta,dan akan di kelola oleh BUMDES itu sendiri.
Namun Desa perlu melatih terkait pengurus BUMDES,dengan ada pelatihan maka pengurus BUMDES mereka lebih matang dalam halnya mengurus BUMDES itu sendiri.
Dan utama dari segi penglolaan BUMDES dan laporan administrasi dari segi usaha yang mereka kelola dan penglolanya paham dan mengerti,apa Bumdes itu dan pengelolanya seperti apa dan juga aturan administarasinya bagaimana.
Dan dari situ semua diharapkan,dari Pengurus BUMDES itu juga dan dari hasil cara penglolaan BUMDES.Jadi penghasilan tetap untuk pengurusnya,agar mereka juga terfokus dengan usaha BUMDES tersebut dan terfokus dari segi laporan dan tanggung jawab tersebut,”Jelas Ibu Sekdes di Ruang kantor Kerja.
Selanjutnya laporan dan pertanggung jawaban tidak hanya kepada Kepala Desa dan juga di pemerintah Desa,menyangkut BPD dan Masyarakat luas memang untuk tahun ini,Desa belum melakukan pelatihan BUMDES tersebut karena kami sedang mencari narasumber yang benar untuk penglolaan dalam Hal BUMDES ini.
Karena Kalau kita mencari narasumber dan tidak sesuai apa yang kita maksudkan,dengan cara penglola BUMDES tersebut,seperti contoh kalau narasumbernya bukan bidangnya maka tidak akan menyambung
Dan Alhamdulilaah tanggapan masyarakat juga sangat positif terkait BUMDES ini,dari setiap musyawarah Desa dari Kepala Desa itu sendiri.
Intinya,Kepala Desa selalu terbuka dan transparan apa yang sudah di anggarkan sudah di sampaikan kepada masyarakat,tidak hanya lewat sepanduk akan tetapi juga lewat kertas,”Katanya Senin 1 Oktober 2018 Desa Jangkar Prima, Kabupaten Lamandau,Kalimantan Tengah.
(Sahwndi)



