MEDIA PURNA POLRI,TASIKMALAYA-Upaya Pemerintah memberikan ketahanan dalam pangan kepada masyarakat khususnya di Kab.Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat melalui kelompok-kelompok tani guna untuk membantu meningkatkan Ekonomi masyarakat bawah di bidang produktivitas penghasilan yang memadai bagi para kelompok Tani yang berada di tiap Pedesaan.
Sangat di sayangkan hal tersebut tidak di manfaatkan. Oleh para kelompok Tani malah di abaikan salah satunya wujud nyata bangunan kelompok tani yang menjadi sebuah sarang semut.
Pembangunan lumbung pangan (LPM) memerlukan biayanya anggaran yang begitu fantastis kisaran Rp.20.000.000 menurut para pekerja di lokasi tiap-tiap pembangunan dan sisa anggaran sebagai usaha modal awal bagi para kelompok tani kisaran Rp.30.000.000 sungguh ironis hingga kini sebahagian para kelompok tani yang mendapat bantuan di wilayah Kab.Tasikmalaya tidak berjalan.
Untuk hal tersebut perlu adanya tindakan dari pemerintah terkait melakukan peninjauan ke tiap titik lokasi Desa agar supaya tidak menjadi ajang manfaat bagi para oknum kelompok petani yang memanfaatkan.
BPP tingkat Kecamatan harus lebih selektif di dalam memberikan pembinaan dan juga di dalam memberikan rekomendasi usulan jangan sampai ikut serta bersama-sama menjadi pemanfaatan anggaran.
Ini salah satu bukti nyata oknum kelompok tani yang hanya menjadi pemanfaatan, akan menjadi tanggung jawab siapa.(Iwan.Gunawan/Iis.Susilawati)



