MEDIA PURNA POLRI,TIKEP- Persatuan gerakan mahasiswa oba Provinsi Maluku Utara (Pergemo – Malut) kembali mendesak Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) agar mempercepat dan selesaikan persoalan tapal batas dua Desa di Kecamatan Oba Kota Tikep.

Ketua bidang humas persatuan gerakan mahasiswa oba (Pergemo – Malut) Yuslan Gani dalam press releasenya lewat pesan WhatsApp, Senin 20/8/18 Mendesak kepada Pemkot Tikep agar mempercepat penyelesaian sengketa tapal batas di dua Desa, Yakni Desa Tului dan Desa Toseho di Kecamatan Oba Kota Tikep yang sampai saat ini sudah tertunda lama, Karena dalam sengketa tapal batas jika dalam proses penyelesaian itu masih tertunda lama ketakutannya jangan sampai memicu konflik yang lebih besar.

“Karena dalam sengketa itu masih menjadi wacana hangat di dua Desa tersebut. Untuk itu, Kami meminta juga kepada tim peyelesaian tapal batas segera secepatnya mengambil suatu keputusan bersama Walikota untuk peyelesaian.” Pungkasnya.

Menurut Ia, Jika hal itu tidak di percepat sudah tentunya akan terjadi Kontak fisik antar dua Desa. Oleh sebab itu, Kami dari Persatuan Gerakan Mahasiswa Oba (Pergemo) tidak menginginkan kontak fisik antar dua Desa itu terjadi lagi.

“Jangan sampai terjadi yang ke sekian kalinya, Dalam peyelesaian tapal batas itu sudah menjadi tanggung jawab Pemkot Tikep.” Cetusnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Tikep Muhammad Sinen saat di konfirmasi terkait perkembangan tapal batas lewat via telepon Senen 20/8/18 Pukul 17 : 00 WIT sore tadi, Mengatakan perkembangannya masyarakat tidak saling mengiklaskan dan Pemeritah akan mengambil langkah untuk menyelesaikan.

” Persoalan tapal batas itu masyarakat tidak saling mengiklaskan. Jadi biarkan Pemerintah yang ambil langkah dan seharusnya dua Desa itu saling mengiklaskan itu sudah aman, Nanti sudah selesai lebaran kita akan turun pasang batas.” Katanya. (MPP/Alan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini