MEDIA PURNA POLRI,BINTARO- Dialog Sejarah lintas generasi bersama Legiun Veteran Republik Indonesia sukses digelar di SMP Sekolah Tunas Indonesia (STI) pada Rabu (08/8/2018) Bintaro, Tangerang Selatan.
Acara yang bertajuk “ Veteran Go To School Pewarisan Nilai dan Semangat Kejuangan Kemerdekaan 1945 ” tersebut dihadiri siswa dan pengurus Osis SMP STI beserta para guru.
Acara tersebut menghadirkan beberapa Narasumber dari Legiun Veteran Republik Indonesia ( LVRI ) Kota Tangerang Selatan, antara lain Nurhasan (90) Ketua LVRI Kota Tangsel yang juga pelaku sejarah veteran perang Kemerdekaan Republik Indonesia, Didigamu (79) Wakil ketua Pelaku Veteran Trikora, dan Ali Mahmudi (78) Sekretaris selaku Veteran Dwikora dan Seroja.
Komunitas penggiat sejarah Historia Nusantara (HN) juga aktif terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, Pembina yaitu Joko Rizkie Widokarti, SE., MM., Ketua Pengurus Ahmad Rasyidin, SH., dan Sekretaris Susanto, berkolaborasi bersama tim Osis SMP STI yang diketuai oleh Kaulika Adzraa Nairacizkia yang notabene adalah cicit dari Alm. Kapten Omon Achmar, Pejuang Perang Kemerdekaan RI sebagai salah satu komandan di Batalyon Umar Wirahadikusumah pada kala itu.
Kepala sekolah SMP STI Cecilia Susilawati, S.Pd, MM. dan Pembina Osis Ivan Nova Nugraha, S.Pd. beserta para guru dalam acara tersebut tidak menyangka bahwa animo para siswa sangat tinggi atas kehadiran dari para Kakek Pejuang yang sudah sepuh namun masih terlihat gagah dan semangat menularkan nilai-nilai perjuangan serta moral Pancasila didalamnya sebagai ideologi Bangsa.
” Pada awalnya kegiatan ini adalah ide dari Osis kami, pihak sekolah mendukung penuh melihat begitu semangat nya siswa terhadap acara ini.” Ujar Cecilia.
“Sebaliknya Animo dari LVRI Kota Tangerang Selatan juga sangat tinggi, kami sangat bangga remaja dan pemuda yang diwakili Ketua Osis Kaulika Adzraa Nairacizkia menggandeng kerjasama dengan Susanto, Sekretaris Historia Nusantara yang juga aktif di organisasi keturunan Veteran hadir kekantor kami untuk turut langsung mengundang dalam acara tersebut,” Ujar Ali Mahmudi.
Ia berharap generasi muda yang dimulai dari remaja serta pemuda untuk senantiasa aktif dalam pelestarian sejarah.
Pihak Historia Nusantara yang bertindak sebagai moderator dan fasilitator acara tersebut mengatakan bahwa “kami membantu memfasilitasi kegiatan ini atas permintaan Osis dan pihak sekolah karena memang para siswa sendiri perlu pemahaman sejarah yang terarah dan saling keterkaitan.
Saat ini sejarah sudah mulai dilupakan generasi milenial. Hal tersebut membuat kami tergugah semangat menularkan wawasan sejarah” Ujar Ahmad seraya menambahkan bahwa “banyak di luaran sana pelajar yang harus mencontoh kegiatan yang dilakukan para siswa STI,” katanya.
“Kami siap membantu Pelajar yang memiliki keinginan besar menggali sejarah,” Pungkas Susanto. (Mpp Jaksel)



