MEDIA PURNA POLRI,KOTA BANDUNG- Kanzia Nafisa Dhia, bayi berumur 9 bulan, saat ini terkena penyakit Rubella Syndrome. Putri kedua dari pasangan Rizki Pribadi Komaran dan Ririn Kinanti, warga Kampung Pasir Kaliki Barat No. 6C RT 07 RW 15 Kelurahan Sadang Serang Kecamatan Coblong Kota Bandung, saat ini membutuhkan uluran bantuan dari para dermawan. Kanzia menderita penyakit Rubella Syndrome yang menurut dokter merusak beberapa organ tubuh, diantaranya adalah katarak kongenital, kebocoran jantung dan tumbuh kembang melambat.
“Selama ini anak saya masih dalam masa pengobatan tapi selalu terhambat karena biaya berobat. Saat ini suami saya tidak bekerja sejak bulan Januari karena PHK di toko roti tempat suami saya bekerja”, Tutur Ririn.

“Kami sangat memerlukan uluran bantuan para dermawan untuk test Toxsoplasma IGG dan IGM, THT kl untuk test bera dan pengobatan jantung yang menurut dokter harus dikateter”, Imbuhnya.
Yuhana, Ketua RT 07 RW 15 Kelurahan Sadang Serang Kecamatan Coblong Kota Bandung, ketika ditemui oleh wartawan MPP Kota Bandung berharap uluran tangan para dermawan bagi warganya yang sedang kesusahan.
“Semoga ada uluran bantuan para dermawan, dengar-dengar biaya pengobatannya bisa mencapai 300 juta rupiah. Kasihan, anak itu bapaknya nggak bekerja, lagi nganggur”, Ujarnya.

Ririn sendiri telah berupaya memohon bantuan kesana-kemari, bahkan berhutang demi pengobatan buah hatinya. Bahkan telah mengajukan permohonan bantuan biaya ke Pemerintah Kota Bandung. Berkas permohonan bantuan telah dikirimkan dan telah diterima oleh Bagian Tata Usaha Pimpinan Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Bandung di Jalan Wastukancana No. 2 pada tanggal 4 mei 2018. Ririn berharap Pemkot Bandung bisa segera memberikan bantuan bagi putrinya.

Bagi para dermawan yang terketuk hatinya dan ingin bershodaqoh membantu Kanzia dapat berdonasi melalui Rekening BRI KC. Bandung Martadinata nomor 0389 – 01 -020427 – 50 – 9 atas nama Rizki Pribadi Komaran.
Semoga partisipasi para dermawan dibulan Suci Romadhon tahun ini dibalas berlipat ganda oleh Alloh SWT. (Wells)



