MEDIA PURNA POLRI,SURABAYA- Setelah kejadian Bom bunuh diri di Surabaya Densus 88 pun terus menyusuri setiap daerah yang di curigai akan adanya pelaku teroris untuk segera di lakukan tindakan penegakan hukum demi menjaga NKRI dan keamanan Bangsa.

Melalui Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera menyampaikan bahwa “Akan di lakukan tindakan keras yang pertama manakala membahayakan jiwa dari pada petugas itu sendiri, kedua pelaku ini melakukan perlawana melempar bom atau melakukan perlawanan dengan senjata api, dan yang ketiga paling penting lagi adalah dikarenakan situasi yang bisa menyebabkan masyarakat mengalami gangguan ataupun mengalami meninggalnya masyarakat atau korban jiwa.” Jelas Kombes Pol Frans Barung Mangera.

“Saya perlu klarifikasi petugas mengambil tindakan tegas itu karena terjadi di daerah pemukiman dan pelaku melakukan perlawanan dan menyebabkan kita mengambil tindakan keras kepada para pelaku dan informasi yang saya dapat akibat dari baku tembak tersebut akhirnya kita melumpuhkan 1 orang terduga teroris dan ambulan sedang menuju kesana untuk mengefakuasi korban.” Tegas Kombes Pol Frans Barung Mangera.

“Ketika kita melakukan tindakan keras itu sudah pasti kita memiliki bukti dan kita sudah memiliki alat bukti yang sah bahwa kelompok tersebut masuk pada kelompok yang membahayakan petugas. ” Tambah Kombes Pol Frans Barung Mangera.

“Petugas melayani publik seperti contoh di Poltabes Saja mereka masuk kemudian mereka berupaya untuk melakukan Bom disitu, untung saja yang bersangkutan masih kita tahan di luar, nah apalagi ini sekarang kita harus melakukan penegakan hukum tentunya mereka sudah siap untuk melakukan hal tersebut sehingga akhirnya kita melakukan pelumpuhan terhadap mereka pelaku teroris tersebut.” Papar Kombes Pol Frans Barung Mangera.

“Saya sudah mendapatkan informasi bahwa ambulan sudah menuju ke Rs Bhayangkara tetapi memang harus kita sterilkan di tempat itu (TKP) karena di 3 tempat yang sudah saya sampaikan kemasyarakat saat menutup preskonfres hari ini semua barang bukti yang kita disposal juga hari ini di rungkut semua ada pada mereka apalagi ini di rumah mereka yang belum melakukan kegiatan tersebut.” Tutup Kombes Pol Frans Barung Mangera.

(Willy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini