MEDIA PURNA POLRI,SURABAYA- Bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Jalan Ngagel Madya No.1, Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Minggu (13/5/2018) pagi, diduga menyebabkan 12 orang meninggal dunia. Dari jumlah itu, dua di antaranya 2 Polisi, dan 10 lagi warga sipil.
Soal jumlah korban yang meninggal ini, pihak Kepolisian belum memberikan keterangan resmi. Data jumlah korban hanya dirangkum dari keterangan sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi.
Teror bom bunuh diri di Kota Surabaya tidak hanya menyasar Gereja Santa Maria Tak Bercela, Jalan Ngagel Madya No.1, Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng.
Tiga gereja lainnya juga dikabarkan ikut menjadi target. Yakni GKI Diponegoro, Gereja Pentakosta Arjuna (Patua) dan Gereja HKY di Jalan dr Sutomo.
Dari empat rumah ibadah itu, hanya bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya No.1, Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, yang meledak.
Pelaku bom bunuh diri di Gereja ini di duga menggunakan Sepeda Motor. Karena di sekitar lokasi terdapat satu Unit sepeda motor dan beberapa potongan tubuh yang berceceran. (Team MPP)



