MEDIA PURNA POLRI,JAKARTA- Polda Metro Jaya Gelar pasukan Operasi Patuh Jaya dilapangan Ditlantas Polda Metro Jaya acara tersebut di Pimpin langsung selaku Inspektur Apel Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Purwadi Arianto dengan tema “Polantas sebagai penggerak Revolusi mental dan pelopor tertib sosial diruang publik yang tergabung dalam satgas operasi pusat bersama satgas operasi Polda dan Satgas operasi Polres dengan didukung Instansi terkait melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan Sandi Operasi Patuh Jaya 2018 “.

Operasi Patuh Jaya 2018 ini akan dilaksanakan selama 14 hari dimulai tgl 26 April 2018 sd 9 Mei 2018 diseluruh wilayah Hukum Polda Metro Jaya dalam bentuk operasi Harkamtibmas yang dikedepankan giat Gakkum preentif dan preventif dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat berlalu lintas guna mewujudkan Kamtibcar lantas yang mantap dalam menjelang idul Fitri 1439 H.

Adapun Tamu Undangan yang Hadir dari Pejabat Utama Polda Metro Jaya dan Kapolres / mewakili Polres Jajaran dan Instansi External yang terkait yakni Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan, Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementrian Kesehatan, Kapuspom TNI, Karo Renmin Baintelkam Polri, Karo Provos Polri, Karo Binops Sops Polri, Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri, Direktur Keamanan Hukum Korlantas Polri, Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Kabag Penum Divhumas Polri, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Dirut PT. Jasa Raharja Persero, Tbk, Dirut PT. Jasa Marga Persero, Tbk, Presdir PT. Marga Mandala Sakti, Para Pejabat Utama Korlantas Polri, Para Analis Kebijakan Korlantas Polri, Para Perwira, Brigadir dan ASN Korlantas Polri.

 

Pada apel tersebut Wakapolda Metro Jaya menjelaskan amanat dari Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Royke Lumowa yaitu “Permasalahan dibidang lalu lintas dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis, hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman (cukup menggunakan Hp), Moderenisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas, Sehingga mampu mengantisipasi transportasi tersebut.” Jelas  Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Purwadi Arianto.

“Polisi Lalu Lintas harus terus berupaya melaksanakan program Kapolri yang disebut PROMOTER (Profesional Moderen Terpercaya) Sesuai amanat UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan diharapkan untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan, Dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas (Kamseltibcar Lantas), juga meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas, juga meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.” Tambah Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Purwadi Arianto.

Amanat tersebut merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah. Maka solusi yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak berdasarkan program Decade of Action For Road Safety 2011-2020 atau Dekade aksi keselamatan jalan yang telah dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertujuan untuk mengurangi korban meninggal dunia pada tahun 2020 sebesar 50%, Para penyelenggara system yang terpadu dan tertuang dalam rencana umum Nasional keselamatan (RUNK) melalui 5 pilar yaitu Menjalankan keselamatan jalan, Jalan yang berkeselamatan, Kendaraan yang berkeselamatan, Perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan, Penanganan korban pasca kecelakaan.

“SELAMAT MELAKSANAKAN TUGAS OPERASI KEPOLISIAN PATUH JAYA 2018″

(Willy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini