MEDIA PURNA POLRI,PANGANDARAN- Selasa (24/04/2018) Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Pangandaran, Jawa Barat. Kunjungan Kerja Presiden bersama rombongan di Kabupaten termuda di Jawa Barat ini, Untuk meresmikan Keramba Jaring Apung (KJA) lepas pantai atau offshore di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang, Babakan, Pangandaran.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ke Pangandaran, Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Keramba Jaring Apung offshore ini adalah penemuan pertama di Indonesia. Ada sekitar 215 orang teribat langsung dalam proyek ini dan 220 orang yang dilibatkan secara tidak langsung.
Jokowi berharap sistem KJA offshore ini bisa mengembang biakan kembali kakap putih yang hampir punah, Dan mengembangbiakan jenis ikan lainnya jadi lebih berlimpah, Sehingga bukan hanya bisa memenuhi kebutuhan di dalam Negeri namun bisa eksport ke Australia, Timur Tengah dan sebagainya. Bila hasil ikan semakin meningkat, maka kesejahteraan para nelayan akan semakin baik.
Di ahir pidatonya Jokowi menyarankan kepada para nelayan untuk menggunakan jaringan yg ramah lingkungan, ” Jangan menggunakan jaring yang kecil – kecil agar ikan yang masih kecil tidak terjaring, sehingga anak cucu kita bisa menikmati ikan juga.” Pungkasnya.

Di samping itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan turut menghadiri acara peresmian KJA offshore ini. Dalam sambutannya Ahmad Heryawan mengungkapkan, ” Saya merasa puas dengan hasil laut dari Pangandaran saat ini, Karena setelah pengelolaannya diambil alih oleh Kementerian Kelautan hasilnya lebih besar dibanding PPI ditempat lainnya yang masih dikelola oleh Provinsi,” Jelasnya. (Ida)



