Kerawang (MPP) — Kejahatan dan kriminalitas di Kabupaten Karawang,Jawa Barat,akhir-akhir ini terbilang tinggi,tidak sedikit masyarakat yang menjadi korban ulah begal dan penjambretan .Perlakuan kejam pelaku jambret menyebabkan tewasnya seorang wanita di jalan Ahmad Yani tepatnya di depan apotek Kimia Farma,Desa Dawuan,Kecamatan Cikampek,Kabupaten Karawang,selasa (27/03/2018) jam 05.05 pagi WIB.

Korban,Enok Suhaeni binti Adul (54),guru SMPN 2 Bungursari,Kecamatan Bungur Sari,Kabupaten Purwakarta.

Korban jambret Enok Suhaemi di saat terbaring di rumah sakit saraswati

Korban Enok Suhaemi binti Adul mengalami penjambretan sempat melakukan perlawanan dengan berjuang mempertahankan barang bawaannya yaitu sebuah tas,saat itu tas korban di jambret dan terjadi tarik menarik dengan pelaku,namun kalah kuat dengan pelaku,akhirnya korban terjatuh dan kepalanya terbentur.”katanya

Dengan kondisi tersebut,Aang Suherman (42),di bantu oleh rekannya yang sesama pegawai Apotek Kimia Farma Cikampek dengan sigap melarikan korban ke Rumah Sakit Saraswati Cikampek,namun setelah selama tiga jam mendapat penanganan medis,korbam Enok tidak bisa di selamatkan oleh tim medis dan akhirnya korban meninggal dunia dengan luka yang cukup parah di kepala akibat benturan keras saat tersungkur jatuh dari motor.

“Memang benar,pada pukul 05,05 pagi ada korban wanita bernama Enok suhaeni,korban di bawa pake motor ke Ruang IGD dan sekarang almarhum sudah di bawa pulang keluarganya “kata Agus,salah satu Security Rumah Sakit Saraswati kepada Wartawan.”2 orang anak korban datang yang satu laki -laki dan yang satunya perempuan dan korban di bawa pulang ke rumah duka di Purwakarta”tambah Agus.

Kapolres Kerawang AKBP Hendy F Kurniawan saat melayat ke rumah duka Enok Suhaeni

Kasus penjambretan tersebut di akui Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan,”Korban Enok Suhaeni binti Adul,mengalami penjambretan pada selasa 27/03/2018 sekitar pukul 05,00 pagi WIB,saat itu korban akan berangkat mengajar di SMPN 2 Bungursari, purwakarta”,kata AKBP Hendy F Kurniawan kepada Wartawan saat melayat ke rumah duka di kampung Bojong RT 034/005,Kelurahan Nagri Kidul,kecamatan Purwakarta,Kabupaten Purwakarta,Jawa Barat.

“Saat itu,Guru kesenian dan budaya SMPN 2 Purwakarta itu akan berangkat dari rumah kotrakan di Gang PT Sinwon,RT 003/004,Dusun Warung Kebon Desa Purwasari Kecamatan Purwasari,Kabupaten Karawang,namun sebelum sampai Sekolah tempatnya mengajar korban di jambret dan mengakibatkan korban meningga dunia,dan pihaknya akan terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap para pelaku penjambretan,”tambah Hendy kepada Wartawan.(Margono S)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini