MEDIA PURNA POLRI,KALTARA- Operasi Keselamatan sejak 5-25 Maret, Dianggap jajaran Satlantas Polres Bulungan masih cukup tinggi, Tercatat selama Operasi Keselamatan sebanyak 2,482 pelanggaran.

Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasatlantas AKP Aditya Rochaulia Soeharto, Pengendara yang ditilang karena melakukan pemindaian yang lain. Sebanyak 128 pelanggaran diberikan sanksi tilang. Selain itu hanya diberikan teguran.
“Pelanggaran ringan tidak langsung ditilang, Ada yang berupa teguran,” Ujarnya, Selasa (27/03/2018).

Dia juga menyampaikan bahwa masih belum ditemukan anak-anak yang belum memiliki surat izin mengemudi, Namun sudah membawa kendaraan. Selain itu, Juga masih ada pengendara yang tidak menggunakan helm dan tidak melengkapi kendaraannya dengan spion.

Dalam operasi yang sebelumnya bersandikan Operasi Simpatik itu, Pihaknya mencatat bahwa pelanggaran tertinggi pada pengendara roda dua adalah tidak menggunakan helm, Kemudian disusul dengan tidak menyalakan lampu utama siang atau malam.

“Memang yang paling banyak terjadi pelanggaran pada kendaraan roda dua itu adalah tidak menggunakan helm, Yaitu sebanyak 332 pelanggaran dan alasan yang paling sering diutarakan adalah tujuan yang dekat,” Ungkapnya.

Sementara itu, Pada pengendara roda empat, Pelanggaran tertinggi yaitu tidak menggunakan sabuk pengaman atau safety belt. Dari data yang ada, Pelanggaran tersebut sebanyak 342. “Kemudian disusul pada masalah kecepatan sebanyak 31 pelanggaran,” Jelasnya.

Menurutnya operasi tersebut dilakukan bukan untuk mencari kesalahan, Namun bagaimana mencegah terjadinya kecelakaan, Semua pelanggaran yang diprioritaskan itu adalah pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

”Dalam operasi ini yang kita tekankan adalah masalah keselamatan pengendara, sesuai dengan sandinya sebagai Operasi Keselamatan, dan Operasi ini juga sebagai wadah sosialisasi terhadap pengendara untuk bisa tertib berlalu lintas”, Ungkapnya.
(Muh.Nafsir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini