MPP,Jakarta- Dalam mengimplementasikan tindakan Reventif, Preventif, Dan Regresi, Polisi tidak bisa hanya bekerja sendirian. Narkoba adalah tanggung jawab semua pemangku kepentingan termasuk masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH mengatakan, Untuk memutuskan jaringan peredaran gelap Narkoba tidak selamanya harus dilakukan dengan tindakan Regresi. Tapi juga perlu tindakan Reventif dan Preventif bersama pemangku kepentingan di Jakarta Barat. Untuk itu, Hengki mengajak duduk bersama para Pejabat Pemerintah untuk membebaskan Kampung Boncos dari Narkoba

Selain itu, Tidak bisa hanya melakukan pembersih dari Narkoba tetapi tidak kalah penting adalah merawat Kampung Boncos agar masyarakat ikut menyatakan perang terhadap Narkoba.

“Ini menyangkut pemberdayaan ekonomi, perubahan mainset kaum muda dan keluarga, serta usaha perubahan sosial di kampung tersebut. Untuk itu, Pemerintah Kota Jakarta Barat, Para Ulama, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), Serta para wakil warga Kampung Boncos akan bertemu berbagi tugas dan kerjasama termasuk berbagi beban pembiayaan.”Ujar Hengki saat syukuran Hari Pers Nasional dan peresmian Media Centre di Mapolres Metro Jakarta Barat. Jumat (09/02/18).

Dirinya menambahkan, Dengan adanya penggerebekan yang berulang kali dilakukan, Hengki berharap masyarakat dan pemangku kepentingan tahu bahwa masih ada narkoba di kampung Boncos.

“Ini lho, Ada masalah di sini yang tak pernah tuntas. Untuk kita kerja bareng membebaskan Kampung Boncos dan merawat ya.”Ajaknya.

Hengki pun punya cara tersendiri untuk membasmi peredaran Narkoba, Yakni dengan menangkap jaringan kecil untuk mencari bandar besarnya

“Kami tangkap dulu yang di samping-samping, Baru kita turun ke dalam.”Kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH.(Indra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini