
Media Purna Polri- Ciamis. Dalam rangka meningkatkan kebersihan di Desa Banjar Angsana dari dana desa bukan hanya infrastruktur termasuk kebersihan juga, lebih di prioritaskan acara ini di gelar pada hari Kamis yang bertempatan di gor Desa Banjar Angsana dan di hadiri Muspika dan Babinsa, para RT dan tokoh masarakat. Kamis 20/12/2019 sekitar pukul 09.00.Wib sampai selesai.
Sri Mulyani selaku Ketua komunitas memaparkan terkait terbentukya komunitas sampah agar di masyarakat sendiri di perlukan kesadaran supaya masyarakat lebih peka terhadap lingkungan, sehinga terjadinya perubahan baik pola pikir perilaku di masyarakat, yang awalnya mereka berubah tanpa bersebrangan tetapi ternyata di balik sampah itu ada berkah yang tersembunyi jadi masyarakat paham akan pengelolaan sampah untuk kesehatan, untuk lingkungan dan tentunya menambah nilai ekonomis.
Acara ini baru sekarang di luar atau mungkin sebelumnya saya sudah ke desa-desa di seluruh Kabupaten Ciamis. Kebetulan, anggota komunitas pengolahan sampah dan pemberdayaan masyarakat untuk wilayah Kecamatan Panumbangan Panjalu dan Cihaurbeti saya pegang, ucap Eti. Jadi, saya yang memberikan penyuluhan- penyuluhan kalau untuk Kecamatan Panumbangan sendiri baru Desa Banjarangsana. Masih ujar Eti: Kalau di Panjalu waktu itu memberikan penyuluhan di Desa Sriwinangun jadi tujuannya adalah, seluruh desa yang ada di Kecamatan Panjalu dan tiap desa harus dikenakan infonya sendiri-sendiri itu sangat bermanfaat untuk pengolahan sampah organik lebih efektif ketimbang dari pengolahan sampah organik lainnya. Soalnya dari pengolahan sampah organik itu karena maggot-maggot itu mempunyai protein yang tinggi dan sangat baik untuk pertumbuhan ternak. Jadi, dengan harapan Sri: Setiap warga harus bisa mengelola sampah organiknya khusus untuk masyarakat yang punya ternak, mereka harus bisa mengembangbiakkan maggot sendiri, selain untuk pengolahan sampah organik bermanfaat juga untuk pakan ternaknya masing-masing, masih kata Sri: perubahan pola pikir perilaku masyarakat yang awalnya masyarakat bank sampah terus dapat di lingkungan mereka lebih peduli dengan lingkungan sendiri.
Sumber daya alam di masing-masing desa itu bervariasi, ada yang di bidang kesehatan ada yang di bidang pertanian. Kami disini, di Desa Banjar Angsana lebih prioritas di bidang pengolahan sampah secara berkaitan di Banjar Angsana ini banyak, kadang-kadang saya pilih-pilih kami mendorong biar ada temen ada teman tidak hanya saja yang peduli terhadap lingkungan, masyarakat juga harus punya kesadaran. Harapan bapak sendiri selaku Kepala Desa terkait bank sampah kedepannya bagaimana Pak :Yayan berharap kedepannya harapan saya terutama dengan adaya komunitas ini Pemerintah desa yang tadi saya hanya bisa membantu satu tempat sampah di RT ( 1) harapan di tiap-tiap rumah ada dan bisa tercipta bak sampah dan pengelolaan sampah dengan baik, sehingga lingkungan nyaman, tentram aman dan bersih,pungkasya.
(Andri Permana)



