MEDIA PURNA POLRI,KUPANG- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( HIPMI) adalah organisasi independen non partisan para pengusaha muda Indonesia yang bergerak di bidang perekonomian. Organisai ini didirikan pada tanggal 10 Juni 1972 oleh para pengusaha pemula.
HIPMI memiliki motto Pengusaha Pejuang-Pejuang Pengusaha yang bermakna bahwa kader-kader HIPMI tidak saja diharapkan menjadi pengusaha nasional yang tangguh tetapi juga menjadi pengusaha yang berwawasan kebangsaan dan memiliki kepedulian terhadap tuntutan nurani rakyat.
Struktur Organisasi HIPMI berada di tingkat pusat maupun daerah. HIPMI menetapkan adanya Badan Pengurus Pusat yang berkedudukan di Ibu kota Negara, Badan Pengurus Daerah berkedudukan di Ibu kota Provinsi, dan Badan Pengurus Cabang berkedudukan di Ibu kota Kabupaten/Kota. Hingga saat ini HIPMI telah ada di 33 provinsi di Indonesia dan memiliki 274 Badan Pengurus Cabang. Seiring dengan otonomi daerah dan pemekaran, HIPMI terus berkembang agar dapat terwakili di seluruh Indonesia.
Ketentuan organisasi menetapkan dua jenis keanggotaan. Status sebagai Anggota Biasa bagi mereka yang berusia 17 – 40 tahun. Sedangkan bagi mereka yang telah melewati usia di atas 41 tahun statusnya menjadi Anggota Luar Biasa, akrabnya sering disebut sebagai para Senior. Keanggotaannya bersifat terbuka bagi siapa saja yang memiliki usaha.
Jenis Usaha Anggota Perkebunan, Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Pertambangan, Industri Kimia, Industri Elektronika, Industri Suku Cadang otomotif, Industri Furniture Pariwisata, Jasa Konstruksi Sipil, dan Mekanikel.Jasa Konsultansi, Jasa Pengadaan Jasa Keuangan, Distributor Jasa – jasa lainnya.
Kegiatan Talk Show bertema “Sinergitas Membangun Daerah” di Hal Room Celebes Resto dan cafe diselenggarakan oleh BPD HIPMI NTT
pada tanggal 18/07/2019 malam.
Beberapa Narasumber yang hadir
Emanuel Melkiades Laka Lena
Ketua DPD 1 Golkar NTT
Mardani H Mamiming
Calon Umum BPP HIPMI 2019-2020
Emi Noemleni Politis PDIP
Prof. James Adam Pengamat Ekonomi
Dr.Lerry Rupidara Kepala Biro Ekonomi Setda NTT.
Melki Laka Lena yang Biasa Di Sapa Akrab Dengan Nama Abang Melki Menyampaikan Kepada Para Audiens yang Hadir ” 1. Kemajuan daerah ditentukan oleh kapasitas pemerintah, masyarakat sipil dan kalangan pengusaha
2. Pemerintah Indonesia dipimpin presiden Jokowi butuh banyak pengusaha muda yang membangun Indonesia di berbagai bidang sesuai visi Indonesia yang Beliau sampaikan membangun infrastruktur, membangun SDM, membuka investasi untuk perluas lapangan kerja, reformasi birokrasi dan pastikan APBN tepat sasaran untuk rakyat.
3. Jokowi mendorong kartu pra kerja dan pendidikan vokasi untuk mendorong banyak anak muda segera bekerja dan berusaha mengolah potensi sekitarnya.
4. Khusus NTT, gebrakan Gub VBL untuk bangun pariwisata sebagai prime mover atau penggerak utama ekonomi NTT yang berdampak bagi banyak sektor butuh banyak anak muda yang siap jadi pengusaha kembangkan berbagai potensinya.
5. NTT masih sangat kurang anak muda yang berminat dan serius jadi pengusaha di berbagai sektor. Butuh intervensi pemerintah pusat, prop dan kab kota utk mendidik dan kembangkan anak muda melalui pola inkubator bisnis dan pola mentoring agar lahir pengusaha muda di NTT.
6. Pengusaha muda dibantu melalui APBN dan APBD sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku agar bertumbuh dan mandiri dlm berusaha juga sektor swasta murni lainnya.
7. HIPMI propinsi misalnya lahirkan 10 orang dan HIPMI kab kota 5 orang bisa menjadi awal untuk lahirkan pengusaha muda di NTT dengan bantuan dan dukungan pemerintah dan pengusaha lainnya yang sudah mapan.
8. Alumni HIPMI saat ini ada di sekitar Pak Jokowi dan membantu langsung Beliau dalam pemerintahan ke depan. Peluang emas ini mesti ditangkap pengusaha muda NTT.
Diselenggarakan dikemas dengan sangat menarik, atraktif dan juga fleksibel serta menambah khasanah berpikir bagi anggota HIPMI, Mahasiswa, simpatisan yang datang malam ini di Celebes Resto Kupang.(Dholvyan Dc)



