Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, MP-POLRI -Dalam rangka meningkatkan silaturahmi serta memperkuat program belajar mengajar Al-Qur’an, Yayasan Indonesia Khatam melalui Rumah Tahfizh TES (RTT) 262 melakukan kunjungan silaturahmi ke Pemerintah Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (27/10/2026).

Kunjungan tersebut diwakili oleh Ust. Sulaeman Ma’ruf selaku perwakilan Yayasan Indonesia Khatam, didampingi oleh Bpk. Robinson selaku perwakilan orang tua siswa RTT 262 Dayeuhkolot. Rombongan disambut langsung dengan hangat oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Dayeuhkolot, Bapak Nardi beserta jajaran perangkat desa di desa dayeuhkolot Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung.

Pertemuan ini membahas tindak lanjut proses belajar mengajar Tahfizh Qur’an dengan Metode TES (Tilawah Evaluasi Sederhana) yang selama ini rutin dilaksanakan di aula Desa Dayeuhkolot. Pihak yayasan dan Pemerintah Desa berkomitmen untuk terus bersinergi membangun generasi Qur’ani yang sehat secara spiritual dan sosial melalui program silaturahmi sehat.

Selain agenda silaturahmi, dalam kesempatan tersebut pihak yayasan juga menyampaikan belasungkawa dan memanjatkan doa bersama untuk Almarhum Kepala Desa Dayeuhkolot, Bapak Yayan Setiana yang meninggal dunia beberapa hari lalu.

“Terus terang kami sangat merasakan kehilangan sosok Pak Kades yang sangat baik. Beliau selalu mendukung dan memfasilitasi penuh kegiatan anak-anak kami dalam belajar mengaji di RTT 262 Yayasan Indonesia Khatam di aula desa ini,” ungkap Ust. Sulaeman Ma’ruf saat diwawancarai awak media MPP Purna Polri.

“Kami sangat kehilangan sosok tokoh panutan yang begitu baik dan perhatian terhadap program kami. Selamat jalan Pak Kades, semoga husnul khotimah dan surga menantimu,” tambahnya dalam doa.

Hal senada diungkapkan Sekdes Dayeuhkolot, Bapak Nardi. Ia beserta seluruh perangkat desa mengaku sangat berduka dan merasa kehilangan atas wafatnya sosok pemimpin yang menjadi panutan masyarakat.

Kegiatan silaturahmi ini diharapkan menjadi penguat komitmen bersama antara yayasan, orang tua siswa, dan Pemerintah Desa untuk terus menjaga keberlangsungan pendidikan Al-Qur’an di Desa Dayeuhkolot.

[Jurnalis: Robinson]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini