
Kab.Bandung, MP-POLRI – Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung penuh program bedah rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu ditegaskan Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) saat Rakor Percepatan Pelaksanaan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Bandung, Senin (19/10/2026).
KDS menyebut program ini bagian dari Asta Cita Presiden. Menurutnya, Kabupaten Bandung mendapat alokasi bedah rumah terbanyak kedua secara nasional setelah Kabupaten Toba.
“Jawa Barat tertinggi secara nasional dan Kabupaten Bandung kedua setelah Kabupaten Toba,” ujar KDS.
Di Kabupaten Bandung, sebanyak 3.047 unit rumah mendapat program bedah rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan total anggaran yang besar. Untuk itu, KDS menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak.
“Mari kita sama-sama selesaikan persoalan RTLH ini,” katanya.
KDS juga menyoroti penanganan rumah di atas lahan PTPN serta pentingnya akurasi data penerima manfaat. Ia meminta para kepala desa dan camat turun langsung ke lapangan.
“Kepala desa wajib turun ke lapangan untuk memastikan kelancaran program ini,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan aplikasi untuk validasi data dan komunikasi yang baik antara kepala desa, camat, dan satker agar tidak terjadi miskomunikasi.
“Kepala desa harus punya empati, sosial, dan tanggung jawab tinggi terhadap warganya,” ujar KDS.
KDS berpesan agar bantuan yang sudah terealisasi dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan rasa syukur dan semangat gotong royong.
“Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih ditingkatkan lagi jumlah bantuannya,” harapnya.
[Jurnalis: Robinson – Media Purna Polri]



