Kab. Bandung, MP-POLRI – Progres pembangunan Jembatan 2 penghubung Dayeuhkolot-Baleendah, Kabupaten Bandung, terus dikebut. Proyek strategis ini dikelola langsung oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMTR) UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III Provinsi Jawa Barat.

Jembatan yang menjadi akses vital warga Bandung Selatan ini dibangun untuk mengurai kemacetan parah dan memperlancar konektivitas antara Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang.

Pantauan awak *mediapurnapolri.net* di lapangan, proses pengerjaan pondasi dan struktur jembatan berjalan lancar. Alat berat dan material konstruksi telah disiapkan di lokasi sejak jauh-jauh hari.

Para pekerja proyek terlihat melakukan pengecoran dan pemasangan rangka jembatan yang kokoh dan permanen.

Pembangunan Jembatan 2 ini menjadi harapan baru bagi warga. Selama ini Jembatan lama Dayeuhkolot-Baleendah kerap menjadi titik kemacetan (bottleneck) akibat tingginya volume kendaraan dan penyempitan jalan, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

Warga menyambut positif pembangunan tersebut. Mereka berharap jembatan baru ini mampu mengurai kemacetan dan mempercepat arus lalu lintas dalam aktivitas sehari-hari pengguna jalan Kabupaten Bandung.

Selain itu, jembatan ini juga diharapkan mampu memperlancar pergerakan dan mendongkrak perekonomian warga Baleendah, Dayeuhkolot, dan sekitarnya.

Dinas BMTR Provinsi Jawa Barat diharapkan dapat menyelesaikan pembangunan sesuai target kalender yang tertera di papan proyek agar segera dapat difungsikan untuk masyarakat.

Dengan adanya dua jembatan, arus lalu lintas nantinya bisa dibagi dua arah sehingga tidak lagi menumpuk di satu titik.

Untuk keamanan, lokasi proyek pengerjaan diberi pagar pembatas yang tinggi sehingga aman, kondusif, dan tidak mengganggu pengguna jalan yang lalu-lalang, baik pengendara maupun pejalan kaki.

[Jurnalis: Robinson/MPP]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini