Bogor, MP-POLRI — Pekerjaan pembangunan saluran air di ruas Jalan Desa Kebasiran, Kampung Kebasiran Lebak RT 04/RW 02, Desa Kebasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, menuai perhatian.

Sejumlah titik badan jalan terlihat dibongkar untuk kepentingan pengerjaan saluran air yang disebut dilakukan pihak PDM Parung Panjang.

Hasil pantauan di lokasi pada (13/09/2026) menunjukkan, beberapa titik badan jalan yang sebelumnya dibongkar terlihat ditutup menggunakan sejumlah karung berisi tanah bekas material galian.

Kondisi tersebut menjadi sorotan karena ruas jalan masih digunakan masyarakat setiap hari, khususnya pengendara sepeda motor.

BEKAS GALIAN JADI TITIK RAWAN?

Persoalannya bukan semata-mata adanya pekerjaan saluran air. Pertanyaan yang muncul adalah sejauh mana pengamanan lokasi pekerjaan terhadap keselamatan pengguna jalan?

Bekas pembongkaran badan jalan yang hanya terlihat ditutup menggunakan karung berisi tanah berpotensi sulit dikenali pengendara, terutama ketika melintas pada malam hari. Jika tidak terdapat rambu, pembatas, atau penerangan yang cukup, kondisi tersebut diduga dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Pengendara yang tidak mengetahui adanya pekerjaan dapat kehilangan kendali ketika melintasi titik bekas galian atau permukaan jalan yang belum kembali seperti kondisi semula.

PDM DIMINTA JELASKAN STANDAR PENGAMANAN

Atas kondisi tersebut, publik patut mempertanyakan standar pengamanan yang diterapkan selama pengerjaan saluran air berlangsung.

Apakah setiap titik pembongkaran sudah dilengkapi rambu peringatan, pembatas pekerjaan, penerangan malam hari, dan pengamanan yang memadai?

Lalu, apakah kondisi badan jalan setelah pekerjaan selesai telah dipastikan aman untuk kembali dilalui masyarakat?

Pertanyaan tersebut penting karena pembangunan fasilitas publik seharusnya tidak mengabaikan keselamatan masyarakat yang menggunakan jalan.

JANGAN SAMPAI INFRASTRUKTUR SELESAI, KORBAN JATUH

Pekerjaan saluran air memang dapat menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur untuk kepentingan masyarakat. Namun, selama pekerjaan berlangsung, keselamatan pengguna jalan juga harus menjadi prioritas.

Jangan sampai pekerjaan yang bertujuan memperbaiki fasilitas umum justru menimbulkan persoalan baru akibat kurang optimalnya pengamanan lokasi pekerjaan.

MP-POLRI Net Bogor akan terus memantau perkembangan pengerjaan saluran air di Jalan Desa Kebasiran tersebut, termasuk kondisi bekas pembongkaran badan jalan dan langkah pengamanan yang dilakukan pihak pelaksana.

Media juga membuka ruang klarifikasi dan hak jawab kepada pihak PDM Parung Panjang serta instansi terkait untuk menjelaskan teknis pekerjaan, standar pengamanan, dan tanggung jawab terhadap keselamatan pengguna jalan.

Hasil pantauan investigasi jurnalis

MP-POLRI NET BOGOR

Media Purna Polri Net – Perwakilan Kabupaten Bogor

13 September 2026

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini