Rejang lebong, Bengkulu, MP-POLRI – Pelaksanaan program hilirisasi perkebunan Kementerian Pertanian di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, menjadi sorotan setelah papan informasi kegiatan tidak terlihat di lokasi utama pembibitan kopi robusta vegetatif di Desa Pal VIII, Kecamatan Bermani Ulu, Senin (31/08/2026).

Program yang dilaksanakan oleh CV Alam Hijau Lestari tersebut menargetkan produksi 300.000 batang bibit kopi varietas Sintaro 1, Sintaro 2, Sintaro 3, Sihansence, dan BP.

Persoalan yang disorot adalah tidak ditemukannya papan informasi yang memuat nilai anggaran, volume, dan spesifikasi kegiatan di lokasi utama.

Kegiatan dilaksanakan CV Alam Hijau Lestari. Pengawas lapangan berinisial Ar menyebut papan informasi dipasang di lokasi lain, sementara pihak manajemen belum memberikan klarifikasi.

Lokasi utama pembibitan berada di Desa Pal VIII, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi publik, mengingat program berkaitan dengan penggunaan anggaran negara dan ditujukan bagi petani.

Awak media kemudian meminta klarifikasi terkait nilai anggaran dan kontrak kepada manajemen, namun hingga berita diterbitkan belum mendapat tanggapan.

Tidak ditemukannya papan informasi di satu lokasi belum dapat disimpulkan sebagai pelanggaran. Klarifikasi dari pelaksana dan instansi terkait masih diperlukan untuk memastikan fakta serta aspek administrasi kegiatan.

(Fds)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini