Ciamis, MP-POLRI – Puluhan warga yang menamakan diri dari Kesatuan Masyarakat Margaluyu Maju pada Rabu (15/07/2026) mendatangi Kantor Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Dalam surat yang dilayangkan kepada pemerintahan Desa Margaluyu beberapa hari sebelumnya, kehadiran mereka bertujuan untuk melaksanakan silaturahmi antara warga dengan Kepala Desa.

Namun meski isi dalam surat adalah silaturahmi, berdasarkan pantauan dilokasi kegiatan yang dilaksanakan di aula Desa tersebut ternyata lebih ke audiens dan klarifikasi yang ditujukan kepada Kepala Desa Margaluyu Herlan atas dugaan perselingkuhan dengan seorang wanita bersuami yang dilakukan oleh sang Kades dengan salah seorang warganya.

Kegaduhan terjadi dan mencuat sejak beberapa bulan yang lalu dan berdasarkan keterangan salah seorang warga bahwa mengenai hal tersebut telah dilakukan musyawarah dan mediasi di Kantor Desa, namun dari sebagian kalangan masyarakat masih ada yang belum puas dan menganggap bahwa permasalahan belum selesai sehingga muncullah aksi ini yang menyoal tentang Etika dan moral Kepala Desa Herlan.

Dalam penyampaian aspirasi dan pendapat dari masyarakat situasi sempat agak memanas namun dapat segera diredam. Beberapa tokoh menyampaikan dari sisi pandangan agama tentang dosa perilaku selingkuh serta tanggung jawab seorang pemimpin di ahirat kelak.

Saat diwawancara awak media Maman selaku ketua Kesatuan Masyarakat Margaluyu Maju menyampaikan,”Kegiatan ini merupakan penyampaian aspirasi masyarakat tentang kinerja, perilaku, etika, serta moral dari seorang pemimpin yang dinilai mencederai kepercayaan yang kami berikan, sehingga menimbulkan keprihatinan dan kegaduhan ditengah masyarakat.”

Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, beberapa ketua RT, RW, Ketua dan anggota BPD, Babinsa, Babinkamtibmas, aparatur Desa serta Herlan selaku Kepala Desa berahir tanpa ada keputusan atau kesepakatan hasil akhir.

Mamanpun kepada awak media menyampaikan,” Kami berharap agar Gubernur Jawa Barat KDM dapat menyikapi dan menindak lanjuti permasalahan di Desa Margaluyu ini, selain tentang etika dan moral Kepala Desa, kami selaku masyarakat berharap agar KDM segera memerintahkan dinas instansi yang berwenang untuk mengaudit penggunaan Dana Desa di Desa Margaluyu, karena dengan dipimpin oleh pemimpin yang bobrok tidak memiliki moral yang baik maka diduga banyak penyimpangan anggaran didalamnya.”

Kepala Desa Margaluyu Herlan di lokasi kegiatan kepada awak media menyampaikan,” Ini merupakan silaturahmi masyarakat dengan Kepala Desa, dan tadi ada saran masukan dari tokoh agama tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan serta dosa atas perbuatan menurut kacamata agama yang disampaikan kepada Kepala Desa, termasuk dugaan perselingkuhan Kepala Desa dengan salah seorang warganya, saya menghargai karena hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat, selagi saran dan masukan masyarakat tersebut bertujuan baik dan demi kemajuan semua, namun saya tetap berharap agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan berita berita yang tidak jelas sumbernya, kalau ada sesuatu bisa konfirmasi langsung kepada Kepala Desa,”ujarnya.

Memang beberapa bulan terahir ini kami mengakui bahwa kami Pemerintah Desa Margaluyu sedang diterpa isu dan berbagai permasalahan, namun kami berkeyakinan bahwa ini merupakan cobaan, dan InsyaAllah akan membuat kita lebih kuat dan lebih baik,”pungkasnya.

(Amin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini