
Batam, MP-POLRI – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menargetkan Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) sebagai instrumen kunci untuk mempercepat aliran investasi dan menguatkan perekonomian daerah. Hal ini ditegaskan Bupati Murung Raya, Heriyus, S.E., setelah menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-XVII di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Rakernas yang berlangsung di Ballroom Hotel Asialink, Jalan Sriwijaya No. 22, Lubuk Baja, pada Jumat (17/04/2026) menjadi ajang bagi Bupati untuk menyampaikan komitmen daerah dalam meningkatkan daya saing investasi.
Dalam keterangan kepada awak media usai acara, Bupati Heriyus mengatakan bahwa di tengah persaingan yang semakin ketat antar daerah dalam menarik minat investor, kehadiran PPID menjadi langkah konkret untuk membuka akses lebih luas ke pasar investasi nasional dan global.
“PPID bukan sekadar tempat promosi belaka, melainkan pintu gerbang strategis bagi kita untuk memperkenalkan potensi unggulan Murung Raya kepada para investor. Ini adalah kesempatan emas bagi daerah kita untuk naik kelas dalam peta investasi Indonesia bahkan dunia,” tegasnya.
Menurut Bupati, Murung Raya memiliki potensi yang sangat besar di berbagai sektor utama, mulai dari pertanian, perkebunan, hingga sektor sumber daya alam. Namun demikian, selama ini potensi tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan akses promosi dan jaringan pemasaran.
“Kita punya modal kuat untuk bersaing, tapi kurangnya sarana promosi yang terstruktur membuat banyak pihak belum tahu betapa besar potensi yang ada di Murung Raya. Dengan adanya PPID, kita akan mengubah kondisi itu,” ucapnya.
Bupati menjelaskan bahwa melalui PPID, berbagai hambatan yang selama ini menghambat peningkatan investasi akan diminimalisir dengan pendekatan promosi yang lebih terpadu, terencana, dan sesuai dengan kebutuhan pasar.
Manfaat yang akan diperoleh dari kehadiran PPID, kata Bupati, tidak hanya sebatas jangka pendek namun akan memberikan dampak yang luas bagi pembangunan daerah secara menyeluruh.
“Keberadaan PPID diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi, membuka peluang kerja baru bagi masyarakat, meningkatkan pendapatan asli daerah, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memperkuat daya saing kita secara berkelanjutan,” jelasnya.
Bupati menekankan bahwa promosi investasi daerah harus menjadi prioritas utama dalam strategi pembangunan ekonomi Kabupaten Murung Raya.
“Secara esensial, promosi investasi adalah jembatan penghubung antara pemerintah dengan dunia usaha, sekaligus sebagai mesin penggerak yang akan membawa kemajuan bagi ekonomi lokal,” tambahnya.
Untuk mengoptimalkan peran PPID, Bupati Heriyus berharap dapat tercipta kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan seluruh komponen masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya.
“Tanpa dukungan dan sinergi dari semua pihak, target kita untuk menarik investasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak akan tercapai dengan maksimal. Bersama-sama kita bangun Murung Raya yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya dengan penuh semangat.
(M.Ilmi)



