
Rejang Lebong, MP-POLRI – Sebuah jembatan penghubung di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, dilaporkan putus dan tidak dapat dilalui warga.
Peristiwa ini terjadi baru-baru ini dan langsung berdampak pada aktivitas masyarakat setempat. Jembatan tersebut merupakan akses penting yang digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk menuju kebun dan pusat Desa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jembatan diduga dibangun tidak sesuai standar. Material utama yang digunakan bukan besi sebagaimana mestinya, melainkan bambu, sehingga kekuatan konstruksi dinilai sangat lemah.
“Jembatan ini sudah lama kami khawatirkan. Dari awal pembangunannya terlihat tidak kokoh,” ujar salah seorang warga setempat.
Diduga, penggunaan bahan yang tidak layak menjadi penyebab utama putusnya jembatan. Seiring waktu dan tingginya intensitas penggunaan, struktur bambu tidak mampu menahan beban hingga akhirnya ambruk.
Akibat kejadian ini, warga terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko. Kondisi tersebut tentu menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan dengan menggunakan material yang sesuai standar, agar jembatan dapat kembali digunakan dengan aman dan layak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana penanganan jembatan tersebut.
(Fds)



