MEDIA PURNA POLRI,KARAWANG- PT INP di Kawasan Industri Indotaisei Sektor IA Blok C-1, Kota Bukit Indah, Kalihurip, Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41373, didemo ribuan massa dari Karang Taruna, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barak, GMBI, Brinka, Pasukan 12.Kamis 28/02/2019.
Kedatangan para pengunjuk rasa dalam menuntut pihak PT INP awalnya tidak mendapatkan respon positif dari pihak management,tapi setelah kedatangan H Majuki selaku pemegang SPK (Surat Perintah Kerja) Limbah akhirnya Pihak management PT INP akhirnya menyerahkan permasalahan tersebut kepihak PT Putera Kemuning yang mengelola Limbah Scarp PT INP. Pukul 14.00 wib pihak pendemo yang diwakili Ketum LSM Barak ,Sutejo akhirnya bernegosiasi dengan H Ahmad Marjuki, dan ada kesepakatan yang di tuangkan dalam surat pernyataan yang di setujui Direktur Utama Putera Kemuning, H Ahmad Marjuki.
Ketum LSM Barak Sutejo mengucap Syukur Alhamdulillah, hari ini kami dan beberapa Ormas yang ada di PT INP ini sudah menemukan titik yang agak terang dalam artinya pengelola pengusaha limbah PT INP memberikan pengolahan terhadap PT Raja Mutiara Samudera Nusantara yang direkomendasikan Kepala Desa Kalihurip, Ujar Tejo.
“Pada intinya kami menerima atas nama PT Raja Mutiara Samudera Nusantara, dengan kebijakan yang dikeluarkan Pak H Ahmad Marjuki, Mungkin itu aja demo hari ini kita cukup sampai disini mudah-mudahan kedepannya tidak ada permasalahan lagi biar tidak ada demo lagi”,Tambah Tejo.
“Saya yakin Pak H Ahmad Marjuki orang baik, secara usaha H Ahmad Marjuki Guru Saya”, Tuturnya.
H Ahmad Marjuki ketika dikonfirmasi mengatakan secara tehnis dan subtansi menerima untuk kedepannya tinggal pihak menagement kami dan Pihak PT Raja Mutiara Samudera Nusantara duduk bareng,Singkat H Ahmad Marjuki.

Dalam wawancara dengan Awak Media,H Ahmad Marjuki mengatakan”Saya menghargai teman-teman pengunjuk rasa dari LSM atau Ormas dan Karang Taruna,jadi sekarang Saya mohon agar para pengunjuk rasa agar bubar dulu karena saya tidak mungkin menghianati apa yang telah Saya tanda tangan dan nanti Saya dan management perusahaan yang mengaturnya”.
“Secara subtansi Saya sudah menerima apa yang diajukan atau di sampaikan oleh teman-teman dari LSM,ORMAS dan Warga Karang Taruna Desa Kalihurip tentang pengelolaan Limbah Pabrik Di PT INP, tinggal bagaimana pertemuan berikutnya agar bisa kita kerja sama,”Ungkap H Ahmad Marjuki dalam wawancara dengan Wartawan.
Setelah selesai pertemuan,akhirnya para pengunjuk rasa membubarkan diri dan kembali ke rumahnya masing-masing. (Margono S)



