
Bengkulu, MP-POLRI – Pembangunan jalan hotmix di ruas Pasar Atas–Sukaraja, Kabupaten Rejang Lebong,disorot tajam karena diduga tidak sesuai standar teknis dan mengabaikan Detail Engineering Design (DED).Proyek yang dibiayai anggaran publik ini dinilai berpotensi menghasilkan kualitas jalan yang rendah.
Pantauan di lapangan menunjukkan penggunaan agregat yang diduga tidak memenuhi spesifikasi, serta proses pemadatan lapisan pondasi yang tidak dilakukan secara bertahap. Pekerjaan bahkan tetap berjalan meski dilakukan pada Desember 2025, saat musim hujan.
Direktur LSM Tim Pemantau Korupsi Daerah,Edi Yanto,menegaskan bahwa tahapan teknis base jalan diduga menyimpang.
“Material diserakkan, ditimpa base A, lalu langsung digilas. Ini tidak sesuai DED dan sangat berisiko,” tegasnya.
Upaya konfirmasi kepada Kabid Bina Marga,Roni,tidak mendapat respons. LSM mendesak dinas terkait dan aparat pengawas segera melakukan audit teknis serta membuka dokumen proyek ke publik.
Tim



