
Bandar Selamat-Labura, MP-POLRI – Seorang oknum guru yang berstatus P3K di salah satu SD Negeri yang berada di Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhan Batu Utara tampak sangat arogan kepada awak media disaat hendak meliput kegiatan HUT RI yang ke 80 pada Jumat (15/8/2025).
Awak media menuturkan kronologi kejadian, dimana dirinya mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan dari seorang oknum guru yang berstatus P3K yang saat ini mengajar di SDN 114591 Sei Tualang Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhan Batu Utara, “benar bang pada saat itu, saya baru sampai di sekolah SDN 114591 Sei Tualang”, tuturnya.
Lanjutnya, “sesampainya di lokasi sekolah, saya pun bertanya kepada salah seorang guru berinisial TP apakah ibu Kepala Sekolah sudah datang lalu TP berkata, ibu Kepala Sekolah belum datang, setelah itu saya pun bertanya tentang kegiatan dimana saya melihat anak-anak sedang berbaris, lalu ia pun menjawab bahwa kegiatan itu adalah kegiatan jalan santai, lalu TP bertanya, saya dari mana, saya pun menjawab bahwa saya dari media, lalu saya pun mundur tidak ingin mengganggu kegiatan yang sedang berjalan, tak lama kemudian, datang seorang guru wanita, lalu TP menyampaikan kepada guru wanita tersebut tentang keberadaan saya dan menyarankan untuk melayani saya, dan saya mendengar kata “nanti payah itu”, saya pun langsung menghampiri TP sembari mengatakan bahwa saya datang kesini atas undangan lbu Kepala Sekolah untuk melakukan peliputan kegiatan dan saya katakan jangan terlalu sama saya, lalu TP pun menjawab dengan arogannya, “kenapa rupanya kalau kau orang media, mau apa kau”, sembari mendatangi saya dan nyaris bersentuhan dengan saya, karena saya tidak merasa enak banyak anak-anak, saya pun pergi menjauh darinya, lalu saya coba telpon Ibu Kepala Sekolah Yusliana, SE tak bersilang lama, lbu Kepala Sekolah pun datang, lalu saya pertanyakan status TP disekolah itu, Ibu Yusliana, SE pun penasaran atas pertanyaan saya dan bertanya, apa yang terjadi dan saya menceritakan bahwa ada sedikit insiden yang tidak mengenakkan buk”, paparnya.
Lanjutnya, “lalu Ibu Kepala Sekolah menjelaskan kepada saya kalau TP itu sudah berstatus P3K, lalu saya pun bertanya, apakah dia orang baru disini soalnya, selama dua bulan saya kemari, saya tidak pernah melihat TP, Ibu Kepala Sekolah pun menjelaskan, kalau TP itu baru bertugas di sekolah SDN 115491 Sei Tualang, dan sebelumnya bertugas dan mengajar di SMPN 3 Sei Tualang, saya pun tidak tau pak dan atas kejadian tadi, saya mohon maaf kepada bapak, dan saya minta tolong, janganlah permasalahan ini sampai kemana-mana, ujar ibu Yusliana, SE”, paparnya.
Ditempat terpisah, seorang wali murid menuturkan pengalamannya dan mengetahui jejak rekam guru yang berinisial TP tersebut semasa mengajar di SMPN 3 Sei Tualang, “itu memang sombong orangnya bang dan saya pernah menjemput anak saya pulang sekolah, dia memang kasar orangnya”, ujar salah seorang wali murid yang enggan disebutkan identitasnya.
Awak media pun mencoba mengkonfirmasi Korwil Pendidikan Kecamatan Aek Kuo Salman, S.Pd.,MM mengenai perpindahan seorang guru yang dari SMP N 3 Sei Tualang ke SD N 115491 Sei Tualang, “saya tidak tau itu dan sampai saat ini saya juga belum dapat surat tembusan pemindahannya, namun begitu saya akan segera panggil Kepala Sekolahnya dan juga yang bersangkutan”, ujarnya singkat.
Namun sangat disayangkan hingga berita ini sampai ke meja redaksi, Kordinator Pendidikan Aek Kuo belum dapat menyelesaikan permasalahan yang menimpa awak media tersebut.
(Hebdisihite)



