Media Purna Polri – Seringkali kinerja Bupati Dairi dengan sistem menggunakan Aji mumpung,baik di dinas maupun di luar dinas,,,,,

Seperti yang terjadi di saat perhelatan aquabike jetski world championship di danau toba pada 22-23 November 2023 yang lalu,kesannya sangat kurang baik,terutama kepada kepala dinas, sekertaris dinas dan kepada seluruh Camat kabupaten Dairi,

Pasalnya Bupati Dairi Eddy K Berutu memaksa mereka harus membeli Jaket Produksi Aur yang dengan seharga Rp 500,000;/pcs, Jaket brand Aur itu dimiliki oleh Putri Bupati Dairi yaitu Dimitria Berutu

Hal ini disampaikan dari beberapa tokoh masyarakat dan beberapa kadis serta camat kepada beberapa awak media dan juga keterangan dari opsi di sidikalang kabupaten Dairi,

Bupati Eddy K Berutu memaksa dengan cara mengwajibkan dan memberikan satu psc Jaket tersebut dengan seharga Rp 500,000; dengan bahasanya tidak boleh tawar menawar harus beli dan bayar,Dengan keterangan beberapa dinas yang terkait merasakan ketidak adilan dengan cara Bupati tersebut

Ironisnya, disaat di selusuri di opsi tersebut, bahwasanya Jaket tersebut produksi Aur ternyata sebagian dibiayai oleh CSR(Corporate Sosial Responsibiliti)yaitu Bank Sumut cabang Sidikalang melalui dinas pendustrian, perdagangan dan UMKM,

Dalam ajang Aquabike Jetski tersebut yang salah satunya tuan rumah adalah Dairi yang dilaksanakan di Tao Silalahi, kecamatan Silahisabungan,Bank Sumut ikut andil dengan menyalurkan CSR dan pembiayaan kepada beberapa UMKM yang ikutan berpartisipasi dalam kegiatan Aquabike tersebut, yang salah satunya yang mendapat bantuan CSR adalah brand Aur yang dimiliki Putri Bupati Dairi yaitu Dimitria Berutu.

Menanggapi persoalan ini OPSI langsung menghubungi lewat pesan waspp kepada Dimitria Berutu untuk meminta keterangan yang jelas…namun Dimitria Berutu tidak mau menjawab sampai berita ini sudah online beberapa kali dan Bupati Dairi Eddy K Berutu dan kepala dinas perindag serta UMKM Dairi yaitu Iwan taruna Berutu,juga tidak mau menjawab pertanyaan yang layangkan melalui pesan WhatsApp…

Dan juga terkaitnya tentang dana pengadaan Bibit Kofi yang nilai nya 1,6 M,sampai saat ini…juga masih mangkrak dan banyak lagi masalah Bupati Dairi tersebut yang tidak tau bagaimana ujung pangkalnya

Kami seluruh jajaran Anti korupsi bermohon kepada komisi pemberantasan korupsi(KPK)
padahal kasus tentang pengadaan Bibit Kofi tersebut sudah kami laporkan ke pihak Kejari dan sampai saat ini kasus tersebut belum terungkap,ungkap salah satu masyarakat

Kecewa dan sangatlah kecewa melihat kondisi UU di kampung kami ini… karena bila kami demo dan berkoar-koar agar kasus Bupati Dairi Eddy K Berutu..diusut dengan benar benar…. namun yang kami terima alasan demi alasan… yang tidak tepat… imbuh masyarakat setempat….

Ir.MT.Situmorang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini