Maluku – Apel pasukan bertempat di lapangan Kompi D Yonif 731 Kabaresi Namrole, yang di laksanakan pada Pukul 16 : 30 WIT, dalam rangka menghadapi arus mudik, balik, dan penanganan kamtibmas pada Hari Raya Idhul Fitri Tahun 2023 di Kabupaten Buru Selatan.
Bertindak sebagai inspektur apel yaitu Bupati Bursel Ibu Hj. Safitri Malik Soulisa, SE., Kapolres Bursel AKBP. M. Agung Gumilar, S.I.K., dan Dandim 1506 Namlea, Letkol Arh Agus Nur Fujianto, S.Ip.,M.Si.
Pasukan apel terdiri dari 2 (Dua) platon TNI, 3 ( Tiga) platon Polri, 1 (Satu) platon perhubungan, dan 1 (Satu) platon satpol PP. Dalam rangka pengamanan Hari Raya Idhul Fitri 1444 H Tahun 2023 di Kabupaten Buru Selatan, dan sebanyak 180 Personil telah di siapkan untuk mengamankan hari “H” dan pasca hari “H”.
180 personil dilibatkan untuk dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buru Selatan, ungkap Kabag OPS Polres Buru Selatan.
Dari jumlah 180 personil yang disiapkan untuk melakukan pengamanan, terdiri dari Jajaran Polri 125 personil, 25 personil dari satuan TNI dan Instansi terkait sebanyak 30 Orang, diantaranya ; 14 personil dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), 6 personil dari Dinas Perhubungan (Dishub), 4 personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), 2 (Dua) orang petugas dari UPBU Bandara dan dari KUPP Syahbandar 4 (Empat) orang petugas, beber Kabag OPS
Selain itu, Lanjut Kabag OPS, ada 6 (Enam).personil yang akan bertugas melakukan pengamanan, dan akan menempati pos pengaman di areal Kantor Statistik dan Pasar Kai Wait, kemudian pos pelayanan pada areal Bandara Salim Alkatiri dan pantai Desa Wally dan untuk pos terpadu ada pada areal Pelabuhan Namrole serta Pelabuhan Leksula, ungkapnya.
Kabag OPS menambahkan, personil pengamanan akan mengawal Takbir Idul Fitri 1444 H, dan personil pengamanan akan bertugas di setiap Mesjid yang melaksanakan Ibadah Sholat Idhul Fitri.
Bupati Kabupaten Buru Selatan, Ibu Hj. Safitri Malik dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa ; dengan hadirnya Polres di Kabupaten Buru Selatan, situasi menjadi lebih baik dan terkendali, dan semoga pengamanan Hari Raya Idhul Fitri tahun ini, lebih baik dari tahun kemarin.
Saya berharap pada pelaksanaan pengamanan ini dan seterusnya, masyarakat menjadi sahabat yang baik bagi TNI dan Polri, sebagai Bupati saya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja Institusi TNI dan Polri dan saya sebagai Bupati merasa tidur nyenyak dan juga saya kemana-mana pun merasa aman dan nyaman, ungkap Bupati Bursel.
Dengan di hadirkannya Polres di Kabupaten Buru Selatan, adalah bentuk untuk menjaga kamtibmas di daerah ini, dan kita dapat di katakan mandiri jika sudah ada Polres di Kabupaten ini, pungkas Bupati.
Terkait dengan pangan dan kestabilannya, dari beberapa minggu yang lalu kita sudah mengadakan operasi pasar, pasar murah yang masih terus berlangsung hingga saat ini dan antusias yang cukup tinggi dari masyarakat, kita juga melakukan bantuan kepada masyarakat yang tidak mampu, ucap Bupati.
Lanjut Bupati, terus terang saja saya sangat berterimakasih kepada pimpinan TNI-POLRI yang ada di Kabupaten ini, karena sinergitas yang terbangun selama ini, adalah bentuk dari kita semua merasakan daerah ini adalah milik kita bersama, dan untuk kedepannya terkait dengan meminimalisir harga kebutuhan pokok masyarakat, maka kami Pemerintah Daerah akan memaksimalkan pangan-pangan lokal yang ada di daerah ini, dan berupaya untuk mengubah pola atau gaya konsumsi masyarakat ke pangan lokal dan itu adalah tindakan yang baik bagi “investasi kesehatan”, disamping itu juga dapat mengurangi beban masyarakat akan harga kebutuhan pokok yang meroket.
Kapolres Buru Selatan AKBP. M. Agung Gumilar, S.I.K., menjelaskan bahwa, untuk pengamanan pada Hari Raya Idhul Fitri 1444 H Tahun 2023 ini sebanyak 180 personil, dan pengamanan dibantu oleh stakeholder-stakeholder yang ada di Kabupaten Buru Selatan.
Kapolres Bursel menjelaskan juga, yang paling utama dalam Operasi Ketupat Salawaku ini, kita perlihatkan ke masyarakat bahwa sinergitas TNI-POLRI, Pemerintah Daerah dan stakeholder lainnya cukup baik dan bahkan sangat baik.
Tentunya dengan sinergitas yang sangat baik ini, akan menimbulkan tingkat kepercayaan yang baik pula di tengah-tengah masyarakat, kedepannya Buru Selatan akan aman nyaman dari segala hal dan terutama dalam rangka pengamanan Idhul Fitri 1444 H Tahun 2023, pungkas Agung.
Untuk pengamanan Idhul Fitri di Kabupaten Buru Selatan di tahun ini, tersedia 5 (Lima) pos pengamanan yang sifatnya statis dan sisanya adalah pos pengamanan portable, tentunya akan di kondisikan dengan tetap memperhatikan situasional menjelang hari “H” dan pasca hari “H”, khusus untuk pos pengamanan dalam rangka mengantisipasi mudik, maka pos pengamanan tersebut terdapat personil dari TNI-POLRI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan untuk mengantisipasi pada tempat-tempat wisata, maka juga kami akan melihat titik tempat wisata dengan tingkat keramaiannya sehingga kami dapat tentukan mekanisme pengamanannya sampai di mana, tutur Agung.
Dandim 1506 Namlea pada keterangan persnya menyampaikan pula bahwa, Kodim 1506 Namlea pada Operasi Ketupat Salawaku Tahun 2023 ini, mendukung penuh Operasi ini dan secara bersama dengan Polri, dan stakeholder lainnya, ucapnya.
Dalam Rangka pengamanan operasi ketupat Salawaku di Kabupaten Buru Selatan, kami mengerahkan 2 ( Dua) Koramil dan 4 (Empat) pos Koramil, dan pengamanan pada operasi ini kami juga libatkan Kompi Namrole dan kami mendukung penuh pengamanan operasi ketupat salawaku, baik pada pos pam, pos pelayanan dan pos terpadu, yang didirikan oleh Polres, beber Dandim.
Kita berharap pelaksanaan Idhul Fitri Tahun 2023 ini akan aman, nyaman dan sehat, seperti yang di temakan oleh Polri, mudik aman berkesan, tutur Dandim.
Amanat Kapolri.
Assalamualaikum Wr. Wb., Salam sejahtera bagi kita sekalian,Shalom,Om swastiastu,Namo buddhaya, Salam kebajikan.
Segenap unsur Pimpinan Daerah; Para Pejabat TNI, Polri, dan Instansi lainnya; Para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Tokoh masyarakat ; serta Para Tamu Undangan dan Peserta Apel Gelar Pasukan yang saya banggakan.
– Marilah kita mengucapkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita masih diberikan kesehatan, serta kekuatan untuk dapat melaksanakan “Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2023” secara serentak di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga satuan kewilayahan.
– Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2023. Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata sinergisitas Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1444 H.
– Seperti kita ketahui, bahwa kerja keras bersama pada pengamanan mudik lebaran tahun lalu mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Berdasarkan Survei Indikator periode 5 s.d. 10 Mei 2022, terdapat 73,8% masyarakat merasa puas atas kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2022. Penilaian positif tersebut harus menjadi pemacu semangat, sehingga pengamanan mudik tahun 2023 mampu dilaksanakan lebih baik.
– Terlebih lagi Kemenhub RI memperkirakan potensi pergerakan masyarakat akan mengalami peningkatan dari 85,5 juta orang pada tahun 2022, menjadi 123,8 juta orang pada tahun 2023 atau meningkat 44,8%. Berkaitan dengan hal tersebut Presiden Joko Widodo menekankan bahwa, “Hati- hati, tahun ini ada lompatan besar masyarakat yang mudik. Dari 86 juta ke 123 juta dari survei. Artinya ada kenaikan kurang lebih 45 persen. Ini arus dihitung dan dikalkulasi dengan baik”.
– Oleh sebab itu, Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal, melalui Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2023” selama 14 (empat belas) hari sejak 18 April s.d. 1 Mei 2023. Operasi ini telah diawali dengan KRYD tanggal 10 s.d. 16 April 2023 dan akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 2 s.d. 9 Mei 2023,
– Operasi Ketupat 2023 melibatkan 148.261 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya. Para personel tersebut nantinya akan menempati 2.787 Pos dengan rincian :
1). 1.857 Pos Pengamanan yang berfungsi untuk pusat informasi, gatur dan rekayasa arus lalin, serta memastikan keamanan maupun ketertiban pada objek wisata, pusat perbelanjaan dan pusat keramaian lainnya;
2). 713 Pos Pelayanan yang berfungsi untuk tempat istirahat pengemudi, manajemen rest area, pelayanan kesehatan, pemberian takjil gratis dan berbagai layanan lainnya;
3). 217 Pos Terpadu yang berfungsi untuk pusat kodal operasi secara stakeholder terkait command center terpadu.
– Untuk memastikan operasi berjalan dengan optimal, Polri akan membagi 5 wilayah pengendalian utama di Pulau Sumatera – Jawa dan pengendalian secara kewilayahan di Polda lainnya dengan menjadikan NTMC Polri sebagai Posko Operasi Terpusat. Posko tersebut didukung oleh berbagai kemampuan, sehingga setiap perkembangan situasi di lapangan bisa termonitor secara real time.
– Kemudian sebagai tindak lanjut anev mudik tahun 2022, maka telah dikeluarkan SKB tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan, serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2023/ 1444 H. SKB tersebut berisi tentang pembatasan operasional angkutan barang, sistem one way dan contra flow, pengaturan penyeberangan, serta pengaturan penundaan perjalanan (delaying system) pada pelabuhan Merak dan Ciwandan.
– Demi kelancaran arus mudik dan balik maka dilakukan pembatasan operasional angkutan barang, terdapat klasifikasi angkutan yang masih diizinkan beroperasi, seperti kendaraan pengangkut BBM, hantaran uang, hewan ternak, pupuk dan bapokting. Pastikan kendaraan-kendaraan tersebut dilengkapi surat muatan yang ditempelkan pada kaca kendaraan sebelah kiri, sehingga mempermudah proses pemeriksaan. Apabila masih ditemukan kendaraan angkutan barang yang masih beroperasi di luar ketentuan, maka segera lakukan penindakan.
– Selanjutnya pada jalur tol terdapat perubahan rekayasa lalu lintas. Penerapan one way dari Km 47 Karawang Barat s.d Km 414 Kalikangkung pada tahun lalu mengakibatkan akses kendaraan dari Bandung menuju Jakarta tertutup. Oleh sebab itu, pada tahun ini dilakukan perbaikan dengan menerapkan contra flow
dari Km 47 Karawang Barat s.d Km 72 Cikampek, serta dilanjutkan one way dari Km 72 Cikampek s.d. Km 414 GT Kalikangkung saat arus mudik dan dari arah sebaliknya saat arus balik, dengan waktu persiapan maupun normalisasi arus selama maksimal 2 jam.
– Untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas pada jalur tol, lakukan pula langkah-langkah bersama stakeholder terkait dengan menambah petugas gardu satelit, melakukan manajemen rest area, patroli sterilisasi bahu jalan dan menyiagakan tim kontijensi dengan sarpras pendukung seperti mobil derek, ambulance, damkar, serta SPBU mobile.
– Khusus jalur arteri atau non-tol, Polri telah memetakan 125 titik rawan gangguan kamseltibcar lantas. Tempatkan personel pada titik-titik tersebut guna melakukan turjawali dan terapkan rekayasa lantas lokal seperti pemberlakuan ganjil-genap, one way, penutupan U-turn, serta penyiapan jalur alternatif.
– Kemudian terkait penyeberangan laut pada tahun lalu terjadi kepadatan pada jalur menuju pelabuhan karena terdapat 44% masyarakat mengandalkan tiket go show. Oleh sebab itu, pastikan pelaksanaan pengkategorian jenis kendaraan penumpang baikkendaraan R2, R4 Bus, maupun truk sesuai dengan pelabuhan yang telah ditentukan dalam SKB.
– Selain itu, dorong stakeholder terkait untuk mengoptimalkan mengatur pembelian tiket secara online, ketersediaan kapal, mengoperasionalkan pelabuhan alternatif sejak awal dan memperbaiki akses, serta fasilitas jalan menuju Pelabuhan dan melakukan sosialisasi pengaturan tersebut kepada masyarakat.
– Pastikan juga kelancaran penerapan penundaan perjalanan (delaying system) dan screening tiket penumpang pada rest area. Apabila terdapat penumpang yang belum memiliki tiket, koordinasikan dengan ASDP untuk melayani penjualan tiket pada rest area tersebut.
– Selanjutnya saya tekankan terkait permasalahan laka lantas. Optimalkan langkah- langkah preventif dengan menempatkan personel dan melengkapi rambu pada titik-titik rawan kecelakaan. Disamping itu, ingatkan masyarakat untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum digunakan, lakukan penguatan edukasi tertib berlalu lintas, imbau pengemudi untuk memastikan kondisi kesehatan dan segera beristirahat apabila mengalami kelelahan. Apabila terjadi laka lantas, segera lakukan penanganan secara cepat untuk menolong korban, serta upayakan jangan sampai berimplikasi terhadap kemacetan yang parah.
– Tentunya berbagai pengaturan pada Operasi Ketupat 2023 harus didukung oleh penguatan komunikasi publik. Pastikan informasi bukan hanya sent namun delivered, siapkan iklan layanan masyarakat pada seluruh platform media, sehingga masyarakat mendapatkan informasi secara berkala dan dapat merencanakan perjalanan mudiknya dengan baik.
– Tingkatkan pula imbauan pada masyarakat agar memilih waktu perjalanan pada siang hari guna mengurai kepadatan kendaraan. Hal tersebut penting, mengingat tahun lalu pemudik cenderung melakukan perjalanan pada malam hari khususnya pada jalur penyeberangan. Oleh sebab itu, siapkan Satgas untuk pengamanan dan pengawalan di sepanjang jalur Sumatera maupun Jawa, baik pada siang maupun malam hari terutama pada jalur Sumatera setelah Bakauheni, sehingga masyarakat merasa aman.
– Dalam rangka mengurangi kepadatan volume kendaraan di jalan, Pemerintah melalui stakeholder terkait menyelenggarakan program mudik gratis,
termasuk Polri melalui “Program Mudik dan Balik Gratis Polri Presisi Tahun 2023”. Program ini ditargetkan mampu menampung 20.000 orang menggunakan 500 Bus, dengan rute dari Jakarta menuju Jateng, Jabar, Jatim dan DIY pada tanggal 18 s.d. 19 April 2023. Silahkan dorong stakeholder lainnya di daerah untuk menyelenggarakan program serupa di wilayahnya, sehingga dapat direplikasi tidak hanya dilakukan dari Ibu Kota Negara tetapi juga Ibu Kota Provinsi.
– Disamping menjamin kamseltibcar lantas, kita juga harus menjaga situasi kamtibmas melalui berbagai kegiatan seperti patroli pada jam-jam rawan untuk mengantisipasi tindak pidana. Khusus bagi rumah yang ditinggal mudik, imbau masyarakat agar melapor ke ketua RT/ RW maupun Bhabinkamtibmas setempat dan lakukan penguatan patroli, serta aktifkan siskamling dengan menerapkan one gate system.
– Selain itu, hadirkan pula personel berseragam di tempat ibadah terutama pada pelaksanaan sholat Idul Fitri melibatkan personel TNI-Polri, Ormas serta Mitra Kamtibmas lainnya.
– Terkait aktivitas masyarakat di lokasi wisata, lakukan patroli jalan kaki, rekayasa lantas jalur keluar masuk tempat wisata, mendorong pembelian tiket
secara online, pengaturan parkir, dan siagakan tim tanggap bencana.
– Disamping kerawanan yang timbul akibat peningkatan mobilitas masyarakat, stabilitas harga dan ketersediaan Bapokting harus tetap terjaga. Tingkatkan koordinasi antara Satgas Pangan dengan stakeholder terkait, sehingga tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga Bapokting selama perayaan hari raya Idul Fitri 1444 H.
– Sebagai wujud nyata, Pemerintah Pusat, Kementerian/ Lembaga dan juga Pemerintah Daerah, serta TNI-Polri telah menyelenggarakan program Bantuan Kemanusiaan Untuk Negeri ke seluruh Indonesia, khususnya kepada masyarakat kurang mampu di slum area, serta daerah yang mengalami kenaikan harga maupun kekurangan stok Bapokting.
– Berbagai langkah dalam Operasi Ketupat 2023 diharapkan mampu berjalan dengan baik, sehingga kita dapat memastikan kelancaran hari raya Idul Fitri 1444 H, serta mewujudkan “Mudik yang Aman dan Berkesan” begitu pula pada saat arus balik. Oleh karena itu, terdapat beberapa penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan yaitu sebagai berikut:
Pertama, laksanakan tugas dengan sungguh- sungguh dan tanamkan dalam diri bahwa melakukan pengamanan dalam Operasi Ketupat 2023 adalah sebuah kehormatan, sekaligus ladang amal ibadah bagi kita semua.
Kedua, kedepankan langkah-langkah humanis, terapkan buddy system dan pedomani SOP, agar dapat memberikan pelayanan terbaik dengan “Presisi” sebagaimana harapan masyarakat.
Ketiga, pastikan ketersediaan perlengkapan pribadi, sarpras dan berbagai fasilitas penunjang lainnya pada setiap pos pengamanan, pos pelayanan, maupun pos terpadu sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas secara optimal.
Keempat, berbagai langkah-langkah yang dilakukan pada pengamanan arus mudik juga harus diterapkan pada arus balik, sehingga kita mampu mengawal perjalanan mudik dari keberangkatan hingga kepulangan, agar masyarakat mendapatkan kegembiraan bertemu sanak saudara dan bisa kembali dengan selamat.
Kelima, pastikan informasi terkait kebijakan dan perkembangan situasi lalu lintas terkini tersampaikan dengan baik melalui iklan layanan masyarakat. Lakukan penguatan komunikasi publik, baik menggunakan media TV-Radio nasional maupun lokal, serta media streaming Polri TV-Radio melibatkan toga, tomas, influencer dan public figure.
Keenam, perkuat sinergisitas dan soliditas antara petugas pengamanan maupun stakeholder terkait,
karena hal tersebut merupakan kunci keberhasilan Operasi Ketupat 2023.
– Sebelum mengakhiri amanat ini, tentunya saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga. Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya, maupun seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam mendukung Operasi Ketupat 2023.
– Saya juga mengucapkan “Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 H” kepada seluruh umat Islam yang merayakan. Semoga di bulan yang penuh rahmat ini, kita mampu mendapatkan ampunan dan menyambut hari kemenangan dengan hati yang suci.
– Demikian amanat saya, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan, serta keselamatan kepada kita, dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Selamat bertugas,Sekian dan terima kasih, Wassalamualaikum Wr.Wb, Shalom, Om santhi santhi santhi om.
Namrole, Bursel.
18/04/23.
t -10.


