Namlea, MP Polri — Bertempat di Lapangan Apel Polres P. Buru, pada hari Senin Tanggal 17 Maret 2023 Pukul 09 : 00 WIT sampai dengan 09 : 40 WIT. Polres P. Buru Polda Maluku menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Salawaku 2023 dalam rangka pengamanan Idhul Fitri 1444 H Tahun 2023 dan Pembacaan Amanat Kapolri.

Berlaku sebagai Inspektur upacara Wakapolres P. Buru KOMPOL Ruben M.H Sihombing, S.I.K. Turut hadir dalam kegiatan upacara tersebut ;
1. Wakapolres P. Buru KOMPOL Ruben M.H Sihombing, S.I.K.
2. Para Kabag, Kasat, Kasie dan perwira staf.
3. Para Kapolsek Jajaran
4. Para Tamu Undangan
Pasukan upacara yang di sertakan pada Apel Pasukan Operasi Ketupat Salawaku 2023 yaitu ;
1. Barisan pok perwira
2. Barisan pok Sub Den Pom
3. Barisan pok Kodim 1506 Namlea
4. Barisan pok Sat Brimob
5. Barisan pok Sat Samapta
6. Barisan pok Sat Polairud
7. Barisan pok Sat Lantas
8. Barisan pok Gabungan Staf
9. Barisan pok Sat Intelkam
10. Barisan pok Sat Reskrim
11. Barisan pok Sat Narkoba
12. Barisan pok Perhubungan
13. Barisan pok Sabandar
14. Barisan pok Basarnas
15. Barisan pok Pol PP
Susunan acara pada upacara Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Salawaku 2023,
— Persiapan pasukan
— Komandan apel memasuki lapangan apel dan langsung mengambil alih pasukan.
— Inspektur apel memasuki lapangan upacara (pasukan disiapkan).
— Penghormatan umum kepada inspektur apel
— Laporan komandan apel kepada inspektur apel.
— Perwakilan penyematan pita operasi Ketupat Salawaku 2023 mengambil tempat dan laporan.
— Perwakilan laporan dan kembali ke tempat
— Amanat inspektur apel
— Laporan komandan apel
— Penghormatan pasukan kepada inspektur apel di pimpin komandan apel
— Do’a.
— Apel selesai inspektur apel dapat meninggalkan lapangan apel
— Pasukan dapat di bubarkan.

Pada Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Salawaku 2023, dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1444 H Tahun 2023, di sampaikan juga amanat Bapak Kapolri yang di sampaikan oleh inspektur apel.

Amanat Bapak Kapolri : ” Untuk segenap unsur Pimpinan Daerah; Para Pejabat TNI, Polri, dan Instansi lainnya; Para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Tokoh masyarakat ; serta Para Tamu Undangan dan Peserta Apel Gelar Pasukan yang saya banggakan.

Marilah kita mengucapkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan Rahmat dan Karunia-Nya. Pada hari ini kita masih diberikan kesehatan, serta kekuatan untuk dapat melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2023 secara serentak di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga satuan kewilayahan.

Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir, dari kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2023. Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata sinergisitas Polri, dengan stakeholder terkait, dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Seperti kita ketahui, bahwa kerja keras bersama pada pengamanan mudik lebaran tahun lalu, mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat. Berdasarkan Survei Indikator periode 5 s.d. 10 Mei 2022, terdapat 73,8% masyarakat merasa puas, atas kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2022. Penilaian positif tersebut, harus menjadi pemacu semangat, sehingga pengamanan mudik tahun 2023 mampu dilaksanakan lebih baik.

Terlebih lagi Kemenhub RI memperkirakan potensi pergerakan masyarakat, akan mengalami peningkatan dari 85,5 juta orang pada tahun 2022, menjadi 123,8 juta orang pada tahun 2023, atau meningkat 44,8%. Berkaitan dengan hal tersebut, Presiden Joko Widodo menekankan bahwa ; Hati- hati tahun ini, ada lompatan besar masyarakat yang mudik, dari 86 juta ke 123 juta dari survei. Artinya ada kenaikan kurang lebih 45 persen, ini harus dihitung dan dikalkulasi dengan baik.

Oleh sebab itu, Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal. Melalui Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2023” , selama 14 (Empat Belas) hari, sejak 18 April s.d. 1 Mei 2023. Operasi ini telah diawali dengan KRYD tanggal 10 s.d. 16 April 2023, dan akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 2 s.d. 9 Mei 2023.
Demi kelancaran arus mudik dan balik, maka dilakukan pembatasan operasional angkutan barang, terdapat klasifikasi angkutan yang masih diizinkan beroperasi, seperti kendaraan pengangkut BBM, hantaran uang, hewan ternak, pupuk dan bapokting. Pastikan kendaraan-kendaraan tersebut dilengkapi surat muatan, yang ditempelkan pada kaca kendaraan sebelah kiri, sehingga mempermudah untuk proses pemeriksaan. Apabila masih ditemukan kendaraan angkutan barang yang masih beroperasi di luar ketentuan, maka segera lakukan penindakan.

Untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas pada jalur tol, lakukan pula langkah-langkah bersama stakeholder terkait dengan menambah petugas gardu satelit, melakukan manajemen rest area, patroli sterilisasi bahu jalan dan menyiagakan tim kontijensi dengan sarpras pendukung seperti mobil derek, ambulance, damkar, serta SPBU mobile.

Kemudian terkait penyeberangan laut pada tahun lalu, terjadi kepadatan pada jalur menuju pelabuhan karena terdapat 44% masyarakat mengandalkan tiket go show. Oleh sebab itu, pastikan pelaksanaan pengkategorian jenis kendaraan penumpang, baik kendaraan R2, R4 Bus, maupun truk sesuai dengan pelabuhan yang telah ditentukan dalam SKB.

Selain itu, dorong stakeholder terkait untuk mengoptimalkan mengatur pembelian tiket secara online, ketersediaan kapal, mengoperasionalkan pelabuhan alternatif sejak awal dan memperbaiki akses, serta fasilitas jalan menuju pelabuhan dan melakukan sosialisasi pengaturan tersebut kepada masyarakat.
Pastikan juga kelancaran penerapan penundaan perjalanan (delaying system), dan screening tiket penumpang pada rest area. Apabila terdapat penumpang yang belum memiliki tiket, koordinasikan dengan ASDP untuk melayani penjualan tiket pada rest area tersebut.

Selanjutnya saya tekankan terkait permasalahan laka lantas, optimalkan langkah- langkah preventif, dengan menempatkan personel dan melengkapi rambu pada titik-titik rawan kecelakaan. Disamping itu, ingatkan masyarakat untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum digunakan, lakukan penguatan edukasi tertib berlalu lintas, imbau pengemudi untuk memastikan kondisi kesehatan dan segera beristirahat apabila mengalami kelelahan. Apabila terjadi laka lantas, segera lakukan penanganan secara cepat untuk menolong korban, serta upayakan jangan sampai berimplikasi terhadap kemacetan yang parah.
Tentunya berbagai pengaturan pada Operasi Ketupat 2023, harus didukung oleh penguatan komunikasi publik. Pastikan informasi bukan hanya sent namun delivered, siapkan iklan layanan masyarakat pada seluruh platform media, sehingga masyarakat mendapatkan informasi secara berkala, dan dapat merencanakan perjalanan mudiknya dengan baik.

Disamping menjamin kamseltibcar lantas, kita juga harus menjaga situasi kamtibmas, melalui berbagai kegiatan seperti patroli pada jam-jam rawan, untuk mengantisipasi tindak pidana. Khusus bagi rumah yang ditinggal mudik, imbau masyarakat agar melapor ke ketua RT/ RW maupun Bhabinkamtibmas setempat, dan lakukan penguatan patroli serta aktifkan siskamling dengan menerapkan one gate system.

Selain itu, hadirkan pula personel berseragam di tempat ibadah, terutama pada pelaksanaan Sholat Idul Fitri, dengan melibatkan personel TNI-Polri, Ormas serta Mitra Kamtibmas lainnya.
Terkait aktivitas masyarakat di lokasi wisata, lakukan patroli jalan kaki, rekayasa lantas jalur keluar masuk tempat wisata, mendorong pembelian tiket secara online, pengaturan parkir, dan siagakan tim tanggap bencana.

Disamping kerawanan yang timbul akibat peningkatan mobilitas masyarakat, stabilitas harga dan ketersediaan Bapokting harus tetap terjaga. Tingkatkan koordinasi antara Satgas Pangan dengan stakeholder terkait, sehingga tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga Bapokting selama perayaan hari raya Idul Fitri 1444 H.

Sebagai wujud nyata, Pemerintah Pusat, Kementerian/ Lembaga dan juga Pemerintah Daerah, serta TNI-Polri telah menyelenggarakan program Bantuan Kemanusiaan, Untuk Negeri ke seluruh Indonesia, khususnya kepada masyarakat kurang mampu di slum area, serta daerah yang mengalami kenaikan harga maupun kekurangan stok Bapokting.

Berbagai langkah dalam Operasi Ketupat 2023, diharapkan mampu berjalan dengan baik, sehingga kita dapat memastikan kelancaran Hari Raya Idul Fitri 1444 H, serta mewujudkan “Mudik yang Aman dan Berkesan” begitu pula pada saat arus balik. Oleh karena itu, terdapat beberapa penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan yaitu sebagai berikut:
Pertama, laksanakan tugas dengan sungguh- sungguh dan tanamkan dalam diri bahwa melakukan pengamanan dalam Operasi Ketupat 2023 adalah sebuah kehormatan, sekaligus ladang amal ibadah bagi kita semua.

Kedua, kedepankan langkah-langkah humanis, terapkan buddy system dan pedomani SOP, agar dapat memberikan pelayanan terbaik dengan “Presisi” sebagaimana harapan masyarakat.
Ketiga, pastikan ketersediaan perlengkapan pribadi, sarpras dan berbagai fasilitas penunjang lainnya pada setiap pos pengamanan, pos pelayanan, maupun pos terpadu. Sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas secara optimal.

Keempat, berbagai langkah-langkah yang dilakukan, pada pengamanan arus mudik juga harus diterapkan pada arus balik, sehingga kita mampu mengawal perjalanan mudik dari keberangkatan hingga kepulangan, agar masyarakat mendapatkan kegembiraan bertemu sanak saudara dan bisa kembali dengan selamat.

Kelima, pastikan informasi terkait kebijakan dan perkembangan situasi lalu lintas terkini, tersampaikan dengan baik melalui iklan layanan masyarakat. Lakukan penguatan komunikasi publik, baik menggunakan media TV-Radio nasional maupun lokal, serta media streaming Polri TV-Radio melibatkan toga, tomas, influencer dan public figure.

Keenam, perkuat sinergisitas dan soliditas antara petugas pengamanan maupun stakeholder terkait,karena hal tersebut merupakan kunci keberhasilan Operasi Ketupat 2023.

Sebelum mengakhiri amanat ini, tentunya saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga. Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya, maupun seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam mendukung Operasi Ketupat 2023.

Saya juga mengucapkan “Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan, dan Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 H”, kepada seluruh umat Islam yang merayakan. Semoga di bulan yang penuh Rahmat ini, kita mampu mendapatkan ampunan dan menyambut hari kemenangan dengan hati yang suci.
Demikian amanat saya, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan, serta keselamatan kepada kita, dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, Bangsa, dan Negara. Selamat bertugas, sekian dan terima kasih “.

(Halilurohman)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini