Polres Garut,Polda Jawa Barat –  Sempat Viral di Media sosial Terkait penangkapan terduga pelaku penculikan yang sempat di amankan di wilayah Kadulempeung Kabupaten Garut.

Langkah cepat tanggap dilakukan oleh Kapolsek Banjarwangi Iptu Amirudin Latif,S.H.,atas kejadian tersebut dengan memediasi untuk mengklarifikasi kedua belah pihak keluarga ade sopiyan bin H. Adang beserta warga kadulempeung dan ketua paguyuban warga banjarwangio.

Atas kejadian pengamanan oleh warga seseorang atas nama ade sopiyan yang melakukan tindakan kekerasan diluar sadar/gangguan kejiwaan dan beredar isu penculikan yang tidak diterima oleh pihak keluarga.

Mediasi dan klarifikasi oleh pihak keluarga ade sopiyan 62 tahun,yang beralamat di kp. lewikakara desa ciudian kecamatan singajaya yang melakukan tindakan ngamuk diluar sadar/ dalam gangguan kejiwaan yang terjadi di kp. kadulempeung desa wangunjaya kec.Banjarwangi dan pihak keluarga tidak menerima dengan kejadian beredar di isukan sebagai penculik dan pihak keluarga tidak menerima akan vidio yang tersebar di masyarakat selanjutnya diadakan mediasi klarifikasi di polsek banjarwangi.

Turut hadir dalam musyawarah problem solving kali ini antara lain Ceng wahid (ketua dkm lewi kakara desa ciudian),keluarga/anak sdr.Ade sopyan,Perwakilan warga desa ciudian dan cigintung singajaya,Lurah desa cigintung singajaya ( ridha),ketua PWB(paguyuban warga Banjarwangi) gaos dan juga ketua Rw kadulempeng atas nama Asep ojil, Senin (06/02/2023) sekitar pukul 17.00 Wib bertempat di mako Polsek Banjarwangi.

Setelah kami temui di ruangannya pada Selasa (07/02/2023) sekira pukul 17.30 wib,Kapolsek Banjarwangi IPTU Amirudin Latif,SH, menuturkan Setelah Kegiatan mediasi klarifikasi pihak keluarga Sdr. Ade telah paham dan menerima kejadian tersebut dengan penjelasan dari pihak warga Kadulempeung dan
Paguyuban warga banjarwangi dan Pihak dari perwakilan PWB yang terlibat adanya peredaran vidio tersebut telah mengklarifikasi bahwa kejadian tersebut bukan isu tentang penculikan.

Saya berharap masyarakat agar lebih cermat dalam menanggapi setiap pemberitaan yang beredar di medsos yang belum tentu kebenarannya,saya tegaskan lagi bahwa vidio yang sempat viral itu adalah Hoaks atau berita bohong,menurut keterangan pihak keluarga orang yang sempat diamankan itu adalah penderita ODGJ bukan Penculik seperti yang sempat viral,pungkas IPTU Amirudin.

(Verry_Hms)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini