MEDIA PURNA POLRI,BOGOR- Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.SI, melaksanakan kunjungan ke Stadion Pakansari Jl. Lingkar Stadion Kel.Pakansari Kec.Cibinong Kab. Bogor, dalam rangka melakukan pengecekan Venue Asian Games Cabang Sepakbola dan Paralayang,Minggu 15 juli 2018.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakapolda Jabar Brigjen Pol Drs Supratman, PJU Polda Jabar, Kapolres Bogor didampingi PJU Polres Bogor, Wa Asops TNI Letkol TNI AD Okky, Kasiops Kodim 0621 Kab. Bogor Mayor Hasan Bisri, Danramil Cibinong Kapten Edy, Kadispora Drs. Yusuf Sadeli, Kadishub, Bisma, dan Kasat Pol PP, Suherdi.
Dalam pelaksanaan pengecekan tersebut, Kapolres Bogor memaparkan bahwa terdapat dua cabor Asian games yg dilaksanakan di Wilayah Bogor yaitu Sepakbola di GOR Pakansari Kel.Pakansari Kec. Cibinong Kab. Bogor, dan Paralayang di PTPN VIII Gunung Mas Ds. Tugu Selatan Kec. Cisarua Kab. Bogor.

Stadion Pakansari akan memainkan sebanyak 10 laga pertandingan sepakbola dengan rincian 6 pertandingan grup C, 2 pertandingan semifinal, 1 pertandingan perebutan juara 3 dan pertandingan Final.
Untuk hotel para atlet menginap di hotel Alana Sentul, sedangkan untuk Rumah Sakit yaitu RSUD Cibinong dan RS Pertamedika Sentul. Dalam hal pengamanan Personil yang akan dilibatkan sekitar 819 orang.
Adapun agenda kegiatan Paralayang meliputi jumlah atlet sebanyak 129 orang.
Lokasi penginapan atlit di Hotel Safari Garden dan rujukan Rumah Sakit Cisarua dan RS Ciawi. Untuk pengamanan cabang olahraga Paralayang rencana Personil yang akan dilibatkan sebanyak 413.

Kapolda Jabar menyampaikan penekanan supaya diaksanakan rapat teknis dengan Instansi terkait dan Inasgoc karena Asian Games sebagai pertaruhan Bangsa.
Pengamanan oleh anggota Kepolisian selain dilokasi juga di jalan dan penginapan serta akomodasinya.
Untuk cabang sepakbola ditekankan pula untuk masuk stadion tidak boleh membawa botol air mineral dengan mensosialisasikan larangan tersebut melalui media sosial dan spanduk.
Bendera boleh dibawa masuk tetapi tanpa ada kayu atau benda yang membahayakan, tunjuk anggota khusus untuk evakuasi, siapkan Petugas Damkar, memastikan anggota yang terlibat pengamanan minimal dalam ikatan pleton, Siapkan mega phone, serta antisipasi terhadap kontingen dari Negara yang mempunyai permasalahan Internal seperti China, Myanmar dan Korea.

Sedangkan untuk Paralayang terkait lokasi penginapan disarankan agar tidak satu lantai karena dikhawatirkan adanya sentimen diantara para peserta.
Untuk teknis pertandingan dikembalikan kepada panitia dan tugas Kepolisian hanya melakukan pengamanan, serta pastikan rumah sakit rujukan sudah mendapat rekomendasi INASGOC atau belum, koordinasi dengan Pemda Bogor terkait mobil ambulance dan Damkar berikut tenaga medis dan petugasnya.
Dalam pelaksanaan pengamanan harus dilakukan secara serius dan Personil yang bertugas harus mengetahui tugasnya masing-masing serta mengetahui tindakan apa yang harus diperbuat.(Rdy)



