MEDIA PURNA POLRI,PURWAKARTA-Menyusul viralnya video petugas parkir liar yang memaksa pengunjung di kawasan wisata Waduk Cirata yang diunggah oleh pemilik akun Facebook bernama Ahmad Yogi, pada Selasa (10/7/2018),  mendapat kritikan pedas dari sejumlah netizen.

Sejumlah kritikan pedas para netizen itu dipicu akibat cara pungutan pembayaran parkir yang dilakukan si tukang parkir (Eman Bastian) terkesan liar dan memaksa. Bahkan, si tukang parkir tidak segan mengusir pengunjung untuk pulang ketika pengunjung enggan membayar.

Menanggapi hal tersebut,Jajaran Satreskrim Polres Purwakarta langsung turun tangan dan berhasil meringkus empat orang yang biasa melakukan tindak kejahatan pungutan liar (pungli) di Kawasan Waduk Cirata, Aksi pelaku ini sangat meresahkan pengunjung wisatawan, pasalnya’mereka meminta sejumlah uang dengan cara memaksa,bahkan aksi pelaku ini telah viral di media sosial.

Empat Pelaku Pungli Di Tempat Wisata Waduk Cirata Di amankan Di Polres Purwakarta

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Purwakarta, Ipda Putra Adi Winarta, mengatakan, hari ini Rabu 11/07/2018 pihaknya melakukan penyisiran terhadap kawasan wisata Danau Cirata. Menurutnya sudah banyak laporan jika di kawasan itu marak pelaku yang melakukan pungli.

“Ada empat orang yang kita amankan. Termasuk, pelaku pungli yang sedang viral di media sosial,” Ujar Putra, kepada awak media, Rabu (11/7).

Empat pelaku pungli ini, masing-masing Dede (18 tahun), Eman Bastian (38 tahun). Keduanya, merupakan warga Kecamatan Maniis. Kemudian, pemuda berinisial Ju (16 tahun) serta Ina (48 tahun). Keduanya, merupakan warga Kampung Palumbon, Desa Citamiang, Kecamatan Maniis.

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Purwakarta,Ipda Putra Adi Winarta,menjelaskan,” kasus ini mencuat ketika dua perempuan beristirahat di pinggir jalan di kawasan Danau Cirata,tiba-tiba keduanya dihampiri oleh Eman Bastian(pelaku pungli) yang datang dengan menggunakan sepeda motor dan meminta uang parkir kepada Korban”, Tuturnya kepada awak media.

Pelaku Eman Saat Meminta Uang Parkir Kepada Para Pengunjung

Dalam usahanya tersebut’jelas Eman meminta sejumlah uang sebagai biaya parkir. Namun kedua perempuan ini tidak memberi uang kepada Eman,Karena usahanya tidak berhasil, Eman justru mengusir keduanya. Lalu berkata ingin gratis parkirnya di depan rumah saja.

“Upaya pelaku (Eman) meminta uang ini, kemudian direkam oleh korban,Video yang berdurasi satu menit 20 detik ini, kemudian viral di media sosial,” Ujarnya.

Menurut Putra, keempat pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual makanan di warung yang ada di Cirata. Para pelaku, di gerebek di warungnya. Tidak ada perlawanan. Namun isteri Eman Bastian menangis histeris saat suaminya digelandang Petugas.

Eman Saat Di Ciduk Satuan Serse Polres Purwakarta

“Saat ini, pelaku masih kita mintai keterangan. Mereka akan dikenakan pasal tindak pidana ringan (tipiring),” Ujar Putra.

Sementara itu, Eman Bastian, pelaku pungli, mengatakan, dirinya hanya meminta jasa parkir sesuai yang disepakati Karang Taruna setempat,Yakni, Rp 5.000 per sepeda motor. Kemudian Rp 10 ribu untuk kendaraan roda empat,Serta Rp 25 ribu untuk kendaraan  besar.

“Mending kang menta (minta-red) parkir mah ditungguan, iyeu mah meunang duit mantog (ini mah sudah dapat uang pergi-red), naon gunana na cuman kitu mah, meresahkan (apa gunanya seperti itu, meresahkan-red),” Ujar salah satu perempuan dengan memakai bahasa Sunda jelas terdengar dalam rekaman video di media sosial Facebook.

“Saya berkeliling mencari wisatawan yang memarkir kendaraannya di Kawasan wisata Waduk Cirata,dan saya meminta uang parkir “Ujar Eman dengan wajah tertunduk.(Margono S).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini