
MEDIA PURNA POLRI,PANGANDARAN- Selasa 8 Mei 2018, sekitar pukul 01:00 siang, Puluhan Masa dari Gerakan Pemuda Anshor (GP ANSOR) bergerak mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pangandaran dengan menyegel pintu masuk gerbang DPRD.
Masa yang dipimpin oleh ketua GP ANSOR Kabupaten Pangandaran, Encep Najmudin, berteriak keras dan lantang dengan slogannya menyatakan, “RAKYAT BERSATU TIDAK BISA DIKALAHKAN”.
“Gerakan ini sebagai akibat dari DPRD sudah tidak berfungsi lagi dalam menampung aspirasi masyarakat, yang telah mengabaikan dan tidak menanggapi permohonan audiensi dari masyarakat, padahal sudah satu bulan kebelakang surat permohonan untuk audiensi kami kirimkan, nyatanya sampai dengan saat ini tidak ditanggapi sama sekali, atas hal itulah kami bergerak dan wajar bila masyarakat marah,” Ujar Encep.

Selanjutnya Encep menjelaskan bahwa kami sedang berfikir tentang masa depan generasi di Kabupaten Pangandaran, sebagaimana aspirasi yang kami sampaikan yaitu:
1. Menolak peredaran Narkoba dan Miras, serta Perjudian di Kabupaten Pangandaran.
2. Menolak tempat hiburan malam.
3. Meminta Pemerintah Daerah untuk segera merehabilitasi masyarakat yang mengidap penyakit LGBT, karena hari ini sudah marak di Kabupaten Pangandaran.
Encep menegaskan, ‘kami akan kembali kepada para Kyai , dan akan kami sampaikan atas hal ini, kalo Kyai memerintahkan kami untuk berperang, maka kami akan perang, Tandasnya. (Ida)



