
Lamandau, Kalimantan Tengah, MP-POLRI — Pengajian Rutin Majlis Jumat Pon yang digelar di Pondok Pesantren An-Nur Ulum, RT 07, Desa Bukit Raya, Kecamatan Menthobi Raya, Kabupaten Lamandau, berlangsung meriah pada Jumat malam (23/10/2026). Kegiatan ini memadukan nilai-nilai keagamaan dengan seni dan budaya, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat.
Kegiatan tersebut menghadirkan Kiai Abdul Rohim, yang akrab disapa Gus Rohim, serta Camat Menthobi Raya, Syahruni, S.T., M.T. Sejumlah ulama, tokoh masyarakat, kalangan pemuda, dan berbagai organisasi kemasyarakatan turut hadir untuk mengikuti dan menyemarakkan kegiatan tersebut.
Camat Menthobi Raya, Syahruni, mengatakan bahwa pengajian kali ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional dan milad dirinya.
Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, membangun kebersamaan, serta menjaga hubungan harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat.
Pengajian ini turut dihadiri sejumlah elemen masyarakat, di antaranya perguruan silat Pagar Nusa, GASMI, MWCNU, Ikatan Pemuda Masjid Baiturrahman, serta para ulama dan tokoh masyarakat Desa Bukit Raya.
Kehadiran berbagai organisasi dan komunitas tersebut mencerminkan semangat persatuan serta kepedulian masyarakat terhadap kegiatan keagamaan. Selain menjadi sarana menambah wawasan agama, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan lintas generasi.
Salah satu daya tarik pengajian kali ini adalah perpaduan antara tausiah keagamaan dan pertunjukan seni budaya.
Suasana semakin semarak dengan penampilan Grup Musik Jaranan Tri Turonggo Mudho, Grup Musik Fusion Gamelan Rock Ska Laskar Kurusetra, serta Grup Rebana Desa Bukit Raya.
Perpaduan seni tradisional, musik modern, dan lantunan rebana menghadirkan suasana yang dinamis. Konsep tersebut juga menjadi pendekatan kreatif untuk menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin dekat dengan kegiatan keagamaan.
Melalui kegiatan yang dikemas secara menarik, dakwah diharapkan dapat menjangkau berbagai kalangan tanpa mengesampingkan nilai-nilai spiritual dan pesan moral yang disampaikan.
Pengajian Rutin Majlis Jumat Pon tidak hanya menjadi agenda untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga wadah memperkuat silaturahmi, menjaga kerukunan, dan membangun kebersamaan masyarakat.
Interaksi antara ulama, tokoh masyarakat, pemuda, dan berbagai organisasi menjadi bagian penting dalam menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya menjaga tradisi keagamaan, melestarikan seni budaya lokal, dan memperkuat persaudaraan di Desa Bukit Raya dan sekitarnya.
(Sahwandi)



