Kota Bekasi, MP-POLRI – Pemberitaan terkait penolakan terhadap penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Medan Satria mendapat klarifikasi dari pihak-pihak yang sebelumnya disebut sebagai penandatangan surat keberatan.

Tiga Ketua Pengurus Kelurahan (PL), yakni Ahmad Sriyono, Asmawih dan Bayu Ramadhan, secara resmi menyampaikan surat klarifikasi sekaligus pencabutan terhadap surat penolakan yang sebelumnya beredar.

Surat klarifikasi tersebut tertanggal 2 Oktober 2026 dan disampaikan dalam agenda klarifikasi di Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Jumat (02/10/2026).

Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa surat penolakan tertanggal 28 September 2026 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.

Para pihak juga menyatakan menghormati keputusan DPD Partai Golkar Kota Bekasi terkait penunjukan Plt Ketua PK Partai Golkar Medan Satria sesuai mekanisme organisasi.

Klarifikasi ini sekaligus meluruskan pemberitaan sebelumnya yang menyebut adanya penolakan dari jajaran PL se-Kecamatan Medan Satria terhadap penunjukan Plt PK Golkar Medan Satria.

*Ketua PL Harapan Mulya, Bayu Ramadhan*, yang hadir dalam agenda tersebut, menegaskan bahwa surat sebelumnya tidak sepenuhnya merepresentasikan keinginan pribadi maupun sikap organisasi di tingkat masing-masing.

“Surat penolakan yang kemarin itu kami cabut. Saya sebagai Ketua PL Harapan Mulya mewaliki kedua kawan PL yang lain menyatakan menghormati keputusan DPD terkait penunjukan Plt Ketua PK Medan Satria,” ujar Bayu Ramadhan.

Selain mencabut surat penolakan, mereka juga memberikan penjelasan mengenai proses penyampaian surat tersebut, termasuk persoalan administrasi dan penggunaan stempel pada dokumen sebelumnya.

Dalam surat klarifikasi disebutkan pula adanya informasi dan keterangan mengenai dorongan maupun tekanan dalam proses penyampaian surat penolakan. Hal tersebut disampaikan sebagai bagian dari klarifikasi para pihak dan menjadi konteks yang melatarbelakangi pencabutan surat sebelumnya.

Pertemuan klarifikasi berlangsung mulai Pukul 19.00 hingga 21.00 WIB dengan agenda khusus membahas surat penolakan terhadap penunjukan Plt Ketua PK Partai Golkar Medan Satria.

Melalui klarifikasi tersebut, para pihak menegaskan kembali komitmennya untuk menghormati mekanisme organisasi dan menjaga komunikasi serta koordinasi di internal Partai Golkar.

Mereka juga menyatakan akan bersama-sama menjaga harmoni, persatuan dan soliditas Partai Golkar di Kecamatan Medan Satria, sehingga dinamika yang muncul sebelumnya tidak berkembang menjadi persoalan berkepanjangan.

Dengan adanya surat pencabutan tersebut, posisi yang disampaikan dalam surat keberatan sebelumnya tidak lagi menjadi sikap yang berlaku dari para pihak yang menandatanganinya.

(Dons)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini