Jambi, MP-POLRI — Dugaan penjebakan dan penganiayaan terhadap Aldio Alfan menyeret nama seorang anggota Kepolisian yang disebut keluarga bertugas di satuan Binmas Polda Jambi. Keluarga Aldio mendesak Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jambi mengusut tuntas perkara tersebut, termasuk dugaan keterlibatan anggota Subdit III Narkoba.

Dalam kronologi yang disampaikan keluarga, peristiwa itu diduga bermula dari ajakan mengonsumsi narkotika yang disampaikan melalui telepon oleh dua orang yang disebut sebagai anak buah Bripkol Ozdiman Pane.

Aldio, warga Kota Jambi, awalnya diajak membeli narkotika untuk dikonsumsi bersama. Namun, ajakan tersebut ditolak.

Sekitar Pukul 00.30 WIB, Aldio kembali dihubungi oleh orang yang sama. Kali ini, ia diminta membelikan narkotika dengan imbalan sejumlah uang. Barang tersebut kemudian diminta untuk diantarkan ke sebuah tempat pencucian mobil yang disebut milik Ozdiman Pane.

Sekitar Pukul 01.30 WIB, Aldio tiba di lokasi pencucian mobil di kawasan Sungai Kambang.

Namun, menurut kronologi keluarga, situasi yang dihadapi Aldio justru berubah menjadi dugaan tindak kekerasan.

Di lokasi tersebut, disebut telah menunggu Bripkol Ozdiman Pane bersama dua orang lainnya.

Ketiganya diduga langsung membekuk dan menganiaya Aldio.

Dugaan Penganiayaan Terekam CCTV

Keluarga menyebut dugaan penganiayaan terhadap Aldio terekam kamera pengawas atau CCTV di lokasi kejadian.

Rekaman tersebut diklaim memperlihatkan tindakan kekerasan terhadap Aldio. Keluarga juga menyebut peristiwa itu berlangsung ketika anggota Subdit III Narkoba Polda Jambi berada di lokasi.

Setelah kejadian, Ozdiman Pane disebut menghubungi rekannya dari Subdit III Narkoba Polda Jambi dan meminta anggota datang ke tempat pencucian mobil tersebut.

Dalam kronologi yang disampaikan, Ozdiman Pane kemudian diduga menyerahkan atau melibatkan Aldio dalam proses penangkapan terkait penyalahgunaan narkotika.

Keluarga mempertanyakan rangkaian peristiwa tersebut, terutama dugaan adanya ajakan membeli narkotika yang kemudian berujung pada kekerasan dan penanganan perkara narkotika.

Keluarga Desak Propam Polda Jambi Bertindak

Atas kejadian tersebut, keluarga Aldio mendesak Bidang Propam Polda Jambi melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap Bripkol Ozdiman Pane, dua orang yang disebut sebagai anak buahnya, serta anggota Subdit III Narkoba yang berada di lokasi.

Keluarga meminta penyidik tidak hanya menelusuri dugaan penganiayaan, tetapi juga mengungkap secara terang  koqqmunikasi, tujuan pertemuan, keberadaan CCTV, hingga proses penanganan Aldio setelah kejadian.

Mereka juga meminta agar rekaman CCTV diamankan sebagai barang bukti untuk menguji kebenaran keterangan para pihak.

Dugaan keterlibatan anggota kepolisian dalam rangkaian peristiwa tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut prinsip profesionalitas, akuntabilitas, dan kewajiban aparat dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini