Singkawang, Kalbar_MP-POLRI – Muhamad Syafiudin Atau biasa di sapa bang udin ketua LBH Bakti Nusa Singkawang saat konfirmasi di kantornya yang beralamat kan di jalan Alianyang Singkawang (27/08/2026) Terkait perkembangan kasus HPL yang melibatkan Tjhai Chui Mie Sebagai Walikota Singkawang ketua LBH Bhakti Nusa Bang udin mengatakan kalo Pertemuan kami kemarin di kejaksaan negeri singkawang membahas perkembangan kasus HPL Kota Singkawang yang melibatkan PT PWG dan peran aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Singkawang. Diskusi menyoroti lambatnya pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan, kendala dalam memperoleh salinan putusan lengkap, serta dugaan adanya ketidakjujuran serta potensi permainan di tingkat aparat hukum.

LBH Bakti Nusa bersama masyarakat menuntut komitmen dan transparansi dari kejaksaan, kami sudah menyiapkan dua langkah aksi: demonstrasi dan pelaporan ke lembaga pengawas serta KPK jika pekara ini tidak jelas kelanjutan nya ujarnya.

Udin juga mengatakan jika tidak ada kemajuan maupun perkembangan atas kasus yang menyeret nama Tjhai Chui Mie tersebut maka Harapan utama kami adalah penegakan hukum ke jenjang yang lebih tinggi agar konsisten, adil, dan tidak tebang pilih, serta dorongan agar aparat hukum bekerja sesuai SOP tanpa intervensi atau rasa takut.

Oleh karena nya

Tugas² PENTING kami

• LBH Bakti Nusa akan terus berkoordinasi dengan Kejaksaan Singkawang terkait perkembangan salinan putusan lengkap.

• LBH Bakti Nusa akan menginformasikan kepada masyarakat jika salinan putusan sudah diterima.

• LBH Bakti Nusa juga akan coba mengkonsolidasikan masa untuk aksi demonstrasi jika eksekusi putusan tidak segera dilaksanakan atau pun tidak ada titik jelas dari permasalahan tersebut

Selain itu kami dari

• LBH Bakti Nusa akan menyiapkan rombongan untuk melaporkan kasus ini ke Komjak, Kejaksaan Agung, dan KPK pada minggu pertama Bulan September 2026 ini langkah itu kami akan ambil jika tidak ada perkembangan atau benang merah dari kejaksaan singkawang terhadap status kasus yang menyeret nama Tjhai Chui Mie tersebut.

Oleh karenanya dalam hal ini

GARIS BESAR nya yang kami harapkan adalah

Keterbukaan dan Penjelasan Awal Kasus HPL Kota Singkawang

• Pertemuan dibuka dengan salam dan pengantar mengenai kasus HPL Kota Singkawang.

• Permintaan penjelasan perkembangan kasus HPL yang melibatkan PT PWG.

• Penegasan bahwa kerjasama Wali Kota dengan PT PWG sudah inkrah dan diputuskan Mahkamah Agung.

• Permasalahan utama adalah eksekusi putusan dan pengembalian barang bukti yang belum terlaksana.

• LBH Bakti Nusa bersama masyarakat anti korupsi telah mendatangi Kejaksaan Singkawang pada 27 Juli untuk menanyakan komitmen pelaksanaan eksekusi namum hingga saat ini kami masih menunggu kepastian hukum yang jelas

Udin juga membeberkan Hasil Pertemuan kami dengan Kejaksaan kemarin

• Kejaksaan menyatakan komitmen melaksanakan putusan sesuai amanah pengadilan.

• Kejaksaan menunggu salinan putusan lengkap sebelum eksekusi dapat dilakukan.

• Akses masyarakat terhadap salinan putusan sangat terbatas dan lambat.

• Disepakati adanya koordinasi dua arah jika salah satu pihak menerima salinan putusan terlebih dahulu.

• Hingga sa’at ini hampir satu bulan sejak pertemuan, salinan putusan lengkap belum kami terima jelas bang udin dengan nada sedikit kesal

Maka daripada itu Analisis Hukum dan Dugaan kami Permainan Aparat penegak hukum kuat dugaan kami dengan lamban nya progres kasus ini muncul

• adanya ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Sekali lagi kami tekankan bahwa pelaku utama dalam kasus ini adalah Wali Kota dan bawahannya.

Jadi jelas potensi gratifikasi dan pelanggaran integritas pejabat.

Yang kami Duga adanya kelambanan atau permainan di tingkat kejaksaan dalam mengeksekusi putusan beber udin

Selain itu Menurut kami Penegasan persoalan hukum Baik itu kasus HPL maupun kasus kasus yang lain nya pentingnya kejujuran dan transparansi dalam proses hukum dari penegak hukum itu sendiri

Poin terpenting buat kami LBH Bakti Nusa menuntut Kejaksaan Singkawang untuk tidak takut dan konsisten dalam menegakkan hukum.

• Jika tidak ada kemajuan dalam waktu dekat maka dua langkah aksi kami akan kami siapkan: yaitu demonstrasi dan melanjutkan pelaporan kami ke Komjak, Kejaksaan Agung, dan KPK.

Kami tidak Akan main main dan kami akan melaksanakan Rencana aksi ke Jakarta dijadwalkan paling lambat minggu pertama September.

• Akan kami sampaikan bukti-bukti kuat ke KPK terkait dugaan permasalahan dalam penegakkan hukum yang ada di singkawang.

Karna kami berharap agar hukum benar benar ditegakkan tanpa pandang bulu dan dapat di proses sesuai prosedur.

Penutup Penegasan Komitmen Penegakan Hukum dari kami lbh Bakti Nusa.

• Penegasan konsistensi LBH Bakti Nusa dalam memperjuangkan penegakan hukum dan keadilan untuk semua masyarakat yang menginginkan keadilan serta kejelasan atas kasus HPL yang menyeret nama Tjhai Chui Mie walikota singkawang.

• untuk itu sekali lagi saya pertegaskan Tidak ada rasa takut bagi kami lbh Bakti Nusa terhadap jabatan atau pangkat dalam menuntut keadilan serta mengungkapkan kebenaran dalam suatu masalah tutup udin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan tulis komen anda!
Masukkan nama anda disini