
Pemalang,MP-POLRI – Komitmen TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan kembali diwujudkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0711/Pemalang.
Bertempat di Lapangan Sepak Bola Dukuh Tumanggal, Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Kamis (13/8/2026), telah dilaksanakan upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Wibowo, S.Sos., sedangkan Komandan Upacara dijabat Danramil 05/Ulujami Kapten Cba Supardi, S.H.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Pol PP Kabupaten Pemalang A. Hidayat, Plt. Sekdin Dinpermasdes Kabupaten Pemalang Bejo Setyo Utomo, S.T., Kasat Samapta Polres Pemalang AKP M. Fofiq, Camat Moga Drajat, S.Hut., M.M., Danramil 10/Moga Kapten Arh Irwan Sofiyatudin, Kapolsek Moga AKP Ciptanto, S.H., para Pasi dan Danramil jajaran Kodim 0711/Pemalang, Kepala KUA Moga Khosikin, S.Ag., Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Kodim 0711/Pemalang, para kepala desa se-Kecamatan Moga, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta masyarakat Desa Banyumudal.
Dalam upacara tersebut, Dandim 0711/Pemalang membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro yang menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi lintas sektoral dalam mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program ini menempatkan desa sebagai salah satu fondasi penting dalam pembangunan nasional.
“Pembangunan yang merata di desa akan memperkokoh kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat harus terus diperkuat,” demikian amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan Dandim Pemalang.
TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0711/Pemalang tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat melalui kegiatan nonfisik.
Pada sasaran fisik, program TMMD berhasil melaksanakan pembangunan rabat beton sepanjang 408 meter, lebar 3 meter dan tebal 0,15 meter, serta rabat beton kedua sepanjang 11 meter, lebar 2,5 meter dan tebal 0,12 meter.
Sementara itu, sasaran nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, hukum terpadu, kamtibmas dan pencegahan penyalahgunaan narkoba, sosialisasi penerimaan prajurit TNI, penyuluhan stunting dan pelayanan KB, pertanian, penanganan bencana alam, Undang-Undang Perkawinan, pengelolaan sampah rumah tangga serta administrasi kependudukan.
Pelaksanaan TMMD juga melibatkan kekuatan lintas sektor secara gotong royong. Setiap harinya dikerahkan unsur Satgas dan staf sebanyak 15 orang, tim asistensi dan penyuluh dari Kodim 0711/Pemalang, Polres Pemalang dan Pemerintah Kabupaten Pemalang sebanyak 25 orang, pasukan SSK sebanyak 60 orang serta masyarakat sebanyak 60 orang.
Keterlibatan masyarakat secara langsung menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD. Semangat gotong royong antara TNI, pemerintah dan warga menunjukkan bahwa pembangunan akan lebih cepat dan kuat ketika seluruh elemen masyarakat sengkuyung bersama.
Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Wibowo, S.Sos. menegaskan bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan desa.
“TMMD ini merupakan bukti nyata bahwa TNI hadir di tengah masyarakat, tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, kepedulian dan kemandirian masyarakat. Kami berharap seluruh hasil pembangunan dapat memberikan manfaat dan benar-benar dirasakan oleh warga,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat Desa Banyumudal untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dikerjakan melalui program TMMD.
“Yang sudah kita bangun bersama harus dipelihara dan dirawat. Jangan sampai hasil pembangunan ini hanya menjadi sebuah proyek, tetapi harus menjadi aset masyarakat yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” lanjut Dandim.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan paparan Dansatgas TMMD serta peninjauan langsung ke lokasi sasaran TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Dukuh Tumanggal, Desa Banyumudal, Kecamatan Moga.
Penutupan TMMD ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Dari Desa Banyumudal, semangat “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” diharapkan terus tumbuh dan menjadi energi bersama dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan dan mensejahterakan masyarakat.
(AD1)



