
Kabupaten Tangerang, MP-POLRI – Proyek perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang kini tengah berjalan. Agenda yang dinakhodai oleh Dinas Perkim Kabupaten Tangerang ini menjadi bukti konkret atensi pemerintah daerah dalam memprioritaskan kesejahteraan para penerima manfaat program stimulasi hunian sehat tersebut. Rabu,(08/07/26).
Agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) dilapangan dikawal langsung oleh aparatur Dinas Perkim, didampingi Ketua Kelompok Pengelola Swakelola (KPS) Kecamatan Kemiri beserta Tim RTLH. Proses peninjauan ini juga melibatkan jajaran staf dari Kantor Kecamatan Kemiri serta aparatur Pemerintahan Desa Rancalabuh,serta Babinsa setempat.
Pengawasan melekat ini dilakukan untuk memastikan pengerjaan fisik bangunan fase pertama yang mencakup 9 unit rumah di wilayah Desa Kemiri dan Desa Rancalabuh dapat berjalan tanpa hambatan. Kehadiran tim di lapangan bertujuan agar seluruh spesifikasi konstruksi terealisasi sesuai dengan perencanaan awal.
Salah satu warga penerima bantuan, Madropi, yang menetap di RT 08/RW 02 Kampung Rancalabuh, Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, meluapkan rasa bahagianya. Ia mengaku sangat terbantu dan berterima kasih atas atensi Pemkab Tangerang yang telah merenovasi tempat tinggalnya menjadi bangunan yang jauh lebih kokoh dan aman.
Madropi menambahkan, rumah yang dahulunya memprihatinkan kini telah menjelma menjadi tempat bernaung yang representatif dan memenuhi standar kesehatan untuk ditinggali bersama seluruh anggota keluarganya. Transformasi ini dirasakannya sebagai berkah luar biasa yang mengubah kualitas hidup mereka.
”Kami juga menitipkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bapak Maesyal Rasyid selaku Bupati Kabupaten Tangerang atas inisiasi program RTLH melalui Dinas Perkim. Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada pihak Kecamatan Kemiri dan Kepala Desa yang telah mengawal usulan bedah rumah ini,” tutur Madropi.
Ia menaruh harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Tangerang ke depan semakin maju dan seluruh jajarannya senantiasa dianugerahi kesehatan. Madropi juga berharap program pro-rakyat seperti ini terus berlanjut guna menyasar warga lain yang berada dalam situasi serupa.
Di lokasi yang sama, Deni selaku Tenaga Ahli dari Dinas Perkim memberikan rincian teknis terkait sebaran proyek. Ia memaparkan bahwa untuk pelaksanaan fase pertama ini, total ada 9 unit rumah yang dibedah, dengan pembagian 4 unit berlokasi di Desa Kemiri dan 5 unit sisanya berada di wilayah Desa Rancalabuh.
Menutup penjelasannya, Deni merinci jajaran yang turun langsung dalam agenda Monev tahap satu tersebut. Tampak hadir perwakilan Dinas Perkim yang terdiri dari fasilitator lapangan yakni Febri, dirinya sendiri selaku tenaga ahli, Babinsa setempat, aparatur kecamatan dan desa, Ketua KPS yakni Wahab, serta dua perwakilan dinas lainnya yaitu Ozi dan Risma.
Ag94



